Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Mutasi virus SARS-CoV-9 yang menyebabkan CoronaVirus Disease (Covid-19) terjadi begitu cepat. Baru muncul kasus infeksi B117 di Indonesia, ternyata sudah ada varian baru dengan kode N439K di Inggris.
Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih, mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada karena varian baru ini disebut lebih cerdas dan mematikan.
" Belum lama ini pemerintah mengumumkan varian B.1.1.7 dan di dunia telah terdapat varian baru lagi yang berkembang ditemukan di lnggris yakni N439K," ujar Daeng, dikutip dari Idionline.org
Menurut Daeng, varian baru ini sudah ditemukan di lebih dari 30 negara. Sejumlah penelitian menyebut virus ini lebih 'cerdas' dari varian sebelumnya akibat ikatan terhadap reseptor ACE2 di sel manusia yang lebih kuat.
" Dan tidak dikenali oleh polyclonal antibody yang terbentuk dari imunitas orang yang pernah terinfeksi," kata dia.
Karena itulah, Daeng mengingatkan agar masyarakat lebih tertib dalam memakai masker sebagai salah satu upaya pencegahan. Penggunaan masker yang sesuai standar dapat memberikan perlindungan dari infeksi varian baru virus corona hingga 90 persen.
" Meskipun ada risiko hingga 10 persen keluarnya droplet dan microdroplet dengan pemakaian masker dalam jangka waktu yang lama," kata dia.
Tak hanya itu, Daeng juga menegaskan memakai masker di tempat umum menjadi wajib. Ini mengingat rata-rata orang yang tertular varian baru N439K tidak mengalami gejala.
" Menjadi penyulit dalam pengendalian karena tidak mungkin setiap hari semua orang dites," kata dia.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam