6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Pelaku pembunuhan gadis SMA di Bogor, Diska Putri, 18 tahun, tertangkap. Pelaku berinisial MRI, 21 tahun, ternyata juga melakukan pembunuhan lain dengan korban bernama Elya Lisnawati, 23 tahun.
" Kami duga pelaku berperilaku 'serial killer' atau pembunuhan berantai," ujar Kapolres Bogor Kota, Susatyo Purnomo Condro.
Awalnya, Diska Putri ditemukan tewas terbungkus plastik hitam di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor pada 25 Februari 2021. Jasad Elya Lisnawati ditemukan di Gunung Geulis, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 10 Maret 2021.
Susatyo mengatakan kasus ini terkuak setelah penyelidikan hampir dua pekan. Penyidik juga memeriksa 15 orang saksi mulai dari kerabat hingga rekan-rekan korban.
" Hingga MRI ditangkap di Depok," kata Susatyo.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku memiliki motif ingin menguasai harta barang korban. Modus yang digunakan dengan berkenalan lewat media sosial.
Pelaku membuat janji bertemu korban dengan iming-iming uang dan jalan-jalan ke Puncak. Di lokasi, kata Susatyo, pelaku mengajak kencan lalu menghabisi korban dengan cara dicekik.
" Pencekikan ini kami ketahui setelah melakukan otopsi terhadap kedua korban," kata dia.
Dari penangkapan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain tas ransel berukuran besar yang digunakan pelaku untuk membawa korban setelah dibunuh.
Korban dimasukkan ke dalam tas untuk kemudian dibuang begitu saja. Pelaku menggunakan sepeda motor berbeda untuk melancarkan aksinya yang pertama dan kedua.
" Barang bukti yaitu baju yang digunakan oleh tersangka yang sesuai dengan hasil CCTV yang kami sita di tempat TKP pembunuhannya juga yang baru saja kami temukan yaitu kalung dari korban yang pertama," kata Susatyo.
Beredar sebuah video yang memperlihatkan pelaku sedang dalam interogasi penyidik di dalam mobil. Dalam video yang diunggah akun @Cetul.22, MRI tampak memakai kaos hitam dan menjawab pertanyaan penyidik.
" Saya benci, Pak, sama perempuan," kata pria yang diduga pelaku.
MRI mengatakan dia membuat janji dengan kedua korban melalui media sosial. Dia juga mengaku melakukan pembunuhan di sebuah hotel di kawasan Puncak.
" Dicekik, saya bungkus plastik. Saya sewa tas ke teman saya. Dimasukkan ke ransel itu, saya bawa, iya saya taruh di Cilebut, habis itu saya pulang," kata dia.
Pelaku mengambil barang milik korban, salah satunya ponsel. Barang-barang tersebut dia jual lewat forum jual beli online.
" Laku Rp1.700.000, saya COD-in (Call On Demand)," kata dia.
Sumber: Merdeka.com/Rasyid Ali
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
