Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Setelah terjadi sebuah insiden baku tembak antara anggota kepolisian dengan anggota FPI yang mengakibatkan, enam anggota FPI mati tertembak oleh polisi.
Dari kejadian tersebut, kini beredar sebuah narasi di media sosial yang menyebutkan bahwa enam jenazah anggota FPI yang ditembak mati oleh polisi, berlumuran darah dan wajah penuh luka lebam.
Narasi tersebut, disematkan dalam sebuah foto yang tengah memperlihatkan dua orang pria yang terbaring di salah satu tempat yang diduga ruangan penyimpanan jenazah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta dari Turn Back Hoax, Selasa 8 Desember 2020, klaim yang menyebutkan enam jenazah anggota FPI yang ditembak mati dan berlumur darah, serta wajah penuh dengan luka lebam, adalah keliru atau salah.
Narasi tersebut beredar dan dimuat di situs introdutions[dot]xyz pada Senin, 7 Desember 2020. Adapun isi kutipan artikel tersebut sebagai berikut:
" Pasca insiden penyerangan anggota polri di Tol Jakarta- Cikampek KM 50 yang mengakibatkan 6 anggota laskar FPI tewas ditembak anggota kepolisian. Beredar luas foto-foto 6 anggota laskar di media sosial. Dalam foto itu terlihat 6 orang pria terkapar dengan kondisi pakaian lengkap. Jenazah mereka dijejer di salah satu tempat yang diduga merupakan ruang penyimpanan jenazah."
Menurut penelusuran, foto jenazah tersebut merupakan foto dua pelaku perampokan bersenjata api di toko emas Cahaya Murni di Sungai Lilin Muba, Sumatera Selatan yang ditembak mati oleh petugas, saat penangkapan berlangsung, Sabtu, 28 Maret 2020.

Foto sama dimuat juga di artikel berjudul l " Dua Perampok Toko Emas Cahaya Muri Ditembak Mati, Satu Pelaku lainnya Dilumpuhkan" yang tayang di situs vivasumsel.com, 28 Maret 2020.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan didampingi Kasubnit III Jatanras, Kompol Suryadi mengatakan, kedua pelaku yang ditembak mati yakni Pendi dan Mail sedangkan Nasir mengalami luka tembak di kakinya.
Sementara itu berdasarkan keterangan kepolisian, saat ini enam jenazah Laskar FPI berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Polisi tengah melakukan pemeriksaan terhadap jenazah tersebut untuk mengindentifikasi keenam jasad tersebut. Namun, pihak kepolisian tidak memberitahu secara detail terkait kondisi jasad itu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya