Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Virus Corona di Indonesia Beda dengan Tipe Dunia, Gimana Vaksinnya?

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 10 Juni 2020 19:01
Virus Corona di Indonesia Beda dengan Tipe Dunia, Gimana Vaksinnya?
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegro mengatakan 11 dari 13 genom virus corona yang beredar di Indonesia berbeda dengan tipe penyebab Covid-19 di dunia.

Dream - Penelitian terbaru menyebutkan tipe virus corona yang ada di Indonesia berbeda dengan tiga jenis yang ada di dunia.

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang PS Brodjonegro, mengatakan, 11 dari 13 genom virus corona yang beredar di Indonesia berbeda dengan tipe penyebab Covid-19 di dunia. Genom virus di dunia diklasifikasikan sebagai gisaid, pengelola data virus SARS-CoV-2 global.

" Dari 13 WGS (whole genom sequencing) yang dimasukkan Indonesia, 11 itu kategori masih 'others' di luar enam yang didefinisikan gisaid," kata Bambang, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 10 Juni 2020.

Sementara dua sampel genom lainnya masuk ke tipe virus corona yang berkembang di Eropa. Dua genom tersebut merupakan tipe virus corona yang beredar di Surabaya dan diidentifikasi oleh Universitas Airlangga.

Menurut dia, Indonesia telah mengirimkan 13 hasil urutan genom virus (whole genom sequencing) penyebab Covid-19 di Tanah Air. Tujuh di antaranya dari Lembaga Eijkman dan lainnya dari Universitas Airlangga.

1 dari 5 halaman

Tujuh urutan genom yang diidentifikasi Lembaga Eijkman tersebut merupakan virus Corona yang menyebabkan Covid-19 di Jabodetabek. Sementara, Universitas Airlangga mengidentifikasi virus yang beredar di Surabaya.

Bambang menuturkan, whole genom sequencing sangat penting, karena semakin banyak data mengenai virus corona yang bisa dikumpulkan dan diidentifikasi, maka dapat diketahui karakteristik dan asal virus tersebut. Informasi itu juga berguna untuk pengembangan vaksin terhadap virus corona yang beredar di Indonesia.

Saat ini, Lembaga Eijkman terus melakukan pengurutan genom menyeluruh dari virus SARS-CoV-2, dan menargetkan teridentifikasinya 100 hasil whole genom sequencing.

 

 

 

 

2 dari 5 halaman

7 Negara Pengembang Vaksin Covid-19, Ada yang Siap Produksi September Ini

Dream – Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 telah mencapai angka tujuh juta kasus di seluruh dunia. Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan masing-masing negara untuk mengurangi penyebaran virus corona. Beberapa upaya telah menunjukkan hasil menggembirakan dengan berkurangnya pasien baru. 

Hingga saat ini berbagai penelitian dan percobaan terkait obat maupun vaksin covid-19 e=terus dikembangkan ilmuwah. Prosesnya dilakukan secepat mungkin agar hasil yang diinginkan segera tercapai.

Beberapa vaksin yang dikembangkan sudah ada yang masuk tahap pengujian klinis yang menunjukan hasil positif. Sementara beberapa negara lain nmengklaim telah mulai memasuki tahap produksi.

Berikut adalah tujug negara di dunia yang sedang dan telah mengembangkan vaksin Covid-19.

Inggris

Inggris

Farmasi raksasa di Inggris, AstraZeneca, telah bekerja sama dengan Universitas Oxford untuk memproduksi prototipe vaksin. Hingga kini prototipe tersebut telah mencapai uji klinis. Setelah melewati berbagai proses penelitian, para peneliti mengatakan bahwa mereka siap memperkenalkan vaksin pada bulan September atau Oktober mendatang.

 

3 dari 5 halaman

Brasil

Brazil

Para peneliti dari Universita Oxford juga memulai produksi vaksin ChAdOx1 nCoV-19, setelah mendapat persetujuan untuk melakukan uji klinis di Brazil. Karena Brazil merupakan salah satu negara yang terkenda dampak covid-19 paling parah.

Para peneliti beramsusi bahwa pada bulan Agustus mendatang, mereka akan memiliki data terkait covid-19. Sehingga pada bulan September dapat diketahui tentang keefektifan vaksin tersebut.

Jepang

Jepang

Jepang mengatakan bahwa para peneliti tengah bekerja sepanjang waktu untuk menguji vaksin covid-19. Proses produksi sedang berlangsung. Dan peluncuran vaksin untuk populasi dapat dimulai pada paruh waktu 2021.

Jepang juga mengumpulkan sumber daya dari negara lain. Untuk membantu mempercepat produksi dan pengembangan vaksin.

Amerika Serikat

AS

Amerika Serikat telah mengalami lonjakan kasus covid-19 dalam beberapa bulan terakhir. AS mengatakan bahwa mereka telah memperoleh lebih dari dua juta dosis vaksin. Untuk mencegah penyebaran virus covid-19. Pemerintah setempat juga telah memilih lima perusahaan untuk membantu mempercepat produksi vaksin yang lebih efektif.

4 dari 5 halaman

Singapura

Singapura

Para peneliti di Singapura telah mempercepat proses pengembangan vaksin. Dan berharap akan memasuki tahap uji coba pada bulan depan.

Vaksin Singapura mirip dengan vaksin yang diproduksi oleh Moderna Inc. Dimana vaksin tersebut telah mendapat tanggapan positif pada fase pertama pengujiannya.

Meskipun sudah mempercepat proses pengembangan, Perdana Menteri Singapura mengatakan akan butuh waktu minimal satu tahun atau lebih hingga vaksin tersedia secara publik.

China

China

China telah berhasil membuat lima prototipe vaksin covid-19. Bahkan ketika beberapa negara lain masih melakukan uji klinis, China telah memberikan vaksin pada orang-orang yang berisiko covid-19.

Kelima prototipe vaksin China telah memasuki tahap kedua percobaan. Dengan hasil pengujian yang sebagian besar positif. Salah satu vaksin yang paling di percaya adalah Sinovac Biotech.

India

India© Dream

Salah satu perusahan pembuat vaksin terbesar di dunia, Serum Institute of India (SII) telah bekerja sama dengan University of Oxford. Dalam rangka meningkatkan uji coba dan pengembangan vaksin. Sehingga prototipe awal vaksin yang aman akan tersedia untuk negara-negara berkembang paling awal Oktober 2020.

Perusahaan swasta tersebut juga telah membuat kesepakatan dengan perusahaan biotek AS Codagenix untuk mengembangkan vaksin. Serta perusahaan biotek Austria, Themis Bioscience yang memodelkan vaksin berdasarkan strain virus campak.

(Sumber: timesofindia.indiatimes.com)

5 dari 5 halaman

Jokowi Desak Peneliti Temukan Vaksin Corona Pada Akhir Tahun

Dream - Presiden Joko Widodo menargetkan Indonesia harus bisa memproduksi vaksin Covid-19 sendiri pada akhir 2020. Presiden menegaskan INdonesia harus bisa mandiri dalam memproduksi vaksin tersebut untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di Tanah Air.

" Indonesia harus mandiri. Target indonesia bisa memproduksi akhir tahun ini," kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy dalam video conference usai rapat terbatas, Kamis 4 Juni 2020.

Muhadjir mengatakan presiden juga sempat menyampaikan saat ini sebanyak 147 negara sedang berusaha mengembangkan vaksi virus Covid-19. Namun, vaksin itu jelas diprioritaskan untuk kebutuhan masing-masing negara.

Untuk itu, presiden meminta agar peneliti Indonesia bisa segera menemukan vaksin untuk menangkal virus corona. Kebutuhan ini dianggap mendesak karena jumlah penduduk Indonesia yang banyak membuat pemerintah tidak mungkin mengandalkan impor.

" Kita punya 270 juta warga sehingga mau tidak mau, tidak mungkin mengandalkan impor. Jadi harus siap siap riset vaksin untuk Indonesia sendiri," jelasnya.

Perlu 1 Tahun Penelitian

Sebelumnya, Kementerian Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan, penelitian dan pengembangan vaksin Corona COVID-19 di Indonesia setidaknya memerlukan waktu minimal satu tahun.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro menekankan, kondisi di atas pengecualian, kalau sudah ada vaksin yang telah dikembangkan di luar negeri. Apabila sudah ada vaksin Corona COVID-19 dari luar negeri bisa diproduksi (dengan cepat) di Indonesia.

" Bagaimana soal obat dan vaksin? Ini jangka menengah panjang. Untuk vaksin Corona, misalnya, kira-kira dibutuhkan paling tidak satu tahun ya minimal," terang Bambang di Graha BNPB, Jakarta, ditulis Selasa 7 April 2020.

(Sah, Sumber: Liputan6.com)

Beri Komentar