Visa Tinggal Habis Nekat Berenang ke Australia, Pria Aljazair Terdampar di NTT

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 15 Januari 2020 15:55
Visa Tinggal Habis Nekat Berenang ke Australia, Pria Aljazair Terdampar di NTT
Dia tak punya uang untuk memperpanjang visa.

Dream - Warga negara Aljazair, Haminoumna Abdul Rahman, nekat berenang dari Timor Leste ke Australia. Upaya itu dilakukan karena visa tinggal pria tersebut di Timur Leste telah berakhir. Sayang upaya pelarian itu terhambat.

Abdul terdampar di kampung nelayan di Desa  Kletek, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

" Warga Negara Aljazair itu terdampar karena nekat berenang dari Timor Leste hendak menuju Australia," kata Kapolres Malaka, Albert Neno, dilaporkan Liputan6.com, Rabu, 15 Januari 2020.

Dari hasil interogasi pihak kepolisian, Neno mengatakan, warga negara Aljazair tersebut datang ke Timor Leste sejak awal Desember 2019 silam. Di negara bekas provinsi Indonesia itu, Haminoumna sempat tinggal di Dili.

 

1 dari 5 halaman

Tubuh Terseret Ombak

 Warga negara Aljazair, nekat berenang dari Timor Leste ke Australia (Ola Keda/ Liputan6.com)© Liputan6.com/Ola Keda

Warga negara Aljazair, nekat berenang dari Timor Leste ke Australia (Ola Keda/ Liputan6.com)

Visanya kemudian habis, dan Haminoumna kekurangan uang untuk melakukan perpanjangan. Keputusan nekat dibuatnya dengan berenang ke Suai, salah satu Distrik di Timor Leste. Dari Suai, Haminoumna kemudian hendak berenang ke Australia.

Tapi perhitungan Hamonoumna meleset. Ombak besar dan cuaca buruk menghempaskan tubuhnya hingga dia terdampar di Kabupaten Malaka, NTT.

Neno menyebutkan bahwa warga negara Aljazair tersebut diselamatkan nelayan pada Sabtu, 11 Januari 2020 malam, sekitar pukul 20.00 WITA. Saat ditemukan, Haminoumna nyaris tak sadarkan diri.

" Saat ditemukan oleh warga, tubuh warga Aljazair ini dalam kondisi yang lemah," ujar dia.

Setelah diselamatkan, lanjut Neno, Haminoumna kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun. Di sana, dia langsung diberi pertolongan pertama dan menjalani perawatan medis.

(sah, Sumber: Liputan6.com/Ola Keda)

2 dari 5 halaman

Berenang di Danau Air Tawar, Otak Pria Ini Digerogoti Mahluk Berbahaya

Dream - Seorang pria asal North Carolina, Amerika Serikat meninggal dunia pada Senin, 22 Juli 2019 usai berenang di danau air tawar.

Pria berusia 59 tahun itu meninggal lantaran terinfeksi oleh Naegleria fowleri, organisme bersel tunggal yang juga dikenal sebagai " amuba pemakan otak" .

Melansir World Of Buzz, Eddie Gray mengunjungi Fantasy Lake Water Park di Cumberland, Maine, Amerika pada 12 Juli 2019 lalu.

Sepulang dari taman bermain itu, Eddie mendadak jatuh sakit hingga menghembuskan napas terakhir 10 hari kemudian.

Menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Carolina Utara, amuba berbahaya terindikasi penyebab meninggalnya Eddie.

3 dari 5 halaman

Masuk Melalui Hidung

Amuba pemakan otak kerap ditemukan di air tawar yang hangat. Saat masuk tubuh manusia melalui hidup, amuba ini bisa sangat mematikan.

 Amuba© dream.co.id

Meskipun kasus masuknya amuba ke tubuh manusia itu terhitung jarang, namun jika sudah terifeksi kemungkinan tertolong pun sangat kecil.

" Orang-orang harus menyadari bahwa organisme ini ada di danau air tawar hangat, sungai dan mata air panas. Jadi berhati-hatilah saat kamu berenang atau menikmati olahraga air di danau air tawar," ujar Zack Moore, ahli epidemiologi negara bagian North Carolina.

4 dari 5 halaman

Hancurkan Otak

Naegleria fowleri akan sangat mematikan jika masuk melalui saluran hidung. Organisme ini nantinya akan bermigrasi ke otak dimana ia mulai menghancurkan jaringan otak.

Nama teknis untuk infeksi ini adalah Meningoensefalitis Amuba Primer.

Ini sering terjadi ketika orang-orang pergi menyelam, bermain ski air atau kegiatan lainnya di dalam air.

Mereka yang terinfeksi oleh amuba pemakan otak ini akan mengalami gejala seperti flu pada umumnya, yakni sakit kepala, mual, dan muntah.

Namun, penyakit tadi akan cepat berkembang ke tahap serius. Umumnya mereka yang terinfeksi hanya mampu bertahan hidup satu hingga dua minggu.

 

5 dari 5 halaman

Seperti Gejala Flu

Untuk mencegah kejadian serupa, saat berenang di danau air tawar coba batasi jumlah air yang masuk ke hidung.

" Tutup hidung kamu, gunakan klip hidung atau jaga kepala kamu tetap di atas air ketika berenang di danau air tawar," kata departemen kesehatan North Carolina.

Dan hingga saat ini pun belum ditemukan cara untuk memusnahkan organisme ini dari danau air tawar.

Beri Komentar
Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis