Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (sumber: Weheartit.com)
Dream - Permintaan aneh disuarakan oleh seorang anggota dewan rakyat di Mesir. Anggota dewan tersebut mendesak universitas-universitas di negaranya untuk melakukan tes keperawanan bagi mahasiswi baru.
Anggota dewan rakyat di Mesir itu ialah Illhamy Agina. Tak hanya itu, Agina juga meminta universitas-universitas untuk menerbitkan kartu khusus yang menyatakan bahwa calon mahasiswi bersangkutan telah lulus tes keperawanan.
" Setiap siswi yang masuk universitas, harus menjalani pemeriksaan medis untuk membuktikan bahwa dia masih perawan. Oleh karena itu, setiap siswi harus menunjukkan dokumen resmi setelah menjalani tes di universitas yang menyatakan dia perawan," kata dia seperti dilansir Dream dari India Times, Senin 3 Oktober 2016.
Selain usulan mengenai tes keperawanan, dia turut mengusulkan Departemen Pendidikan Tinggi bahwa semua calon mahasiswi yang mendaftar di universitas harus dalam keadaan perawan.
© Dream
Meski dua usulan yang dia ajukan aneh, pria tersebut meminta tidak boleh ada yang merasa tersinggung dengan aturan tersebut. Jika ada yang tersinggung, berarti calon mahasiswi itu sudah menikah secara diam-diam (urfi).
Pernikahan urfi di Mesir membolehkan seorang wanita menikah tanpa persetujuan dari wali pengantin dan hanya perlu dua orang saksi. Dengan syarat yang cukup longgar itu, sebagian masyarakat Mesir menganggap bahwa urfi adalah pernikahan rahasia atau diam-diam.
© Dream
Tetapi, sarannya telah banyak dikritik, terutama pegiat kesetaraan gender perempuan.
" Bagaimana jika kita mengharuskan tes IQ bagi para politikus yang menyerukan hal-hal yang tak masuk akal seperti itu? #Egypt #Masr," tulis Jacky Habib (@JackyHabib).
Sementara itu aktivis perempuan terkenal Mesir Mona Eltahawy (@monaeltahawy) menulis tanggapannya, " Aku melihat anggota parlemen #Egyptian Elhamy Agena yang terobsesi pada vagina terus berlanjut."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya