Survei: Wanita Indonesia `Matre` dalam Memilih Pasangan

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 23 Februari 2015 11:42
Survei: Wanita Indonesia `Matre` dalam Memilih Pasangan
Sebuah riset yang dilakukan oleh perusahaan biro jodoh asa Singapura, Lunch Actually, menyatakan wanita Indonesia lebih memilih pasangan yang sudah mapan secara ekonomi.

Dream - Wanita Indonesia disebut memiliki kebiasaan berbeda dibanding wanita dari negara lain. Jika wanita di negara lain lebih mementingkan kepercayaan diri lawan jenis saat memilih pasangan, wanita Indonesia ternyata lebih mengutamakan kekayaan calon pasangannya.

Hal itu terungkap dari sebuah riset yang dilansir oleh biro jodoh asal Singapura, Lunch Actually. Riset tersebut melibatkan 1.659 responden dari empat negara, Singapura, Malaysia, Hongkong, dan Indonesia. Dengan komposisi 49,01 persen wanita dan 50,99 persen pria. Riset ini menetapkan ambang batas kesalahan sebesar 3 persen.

" Riset kami menemukan tiga alasan besar apa yang menjadi daya tarik seorang pria atau wanita," ujar CEO Lunch Actually, Violet Lim, melalui siaran pers yang diterima Dream.co.id, Senin, 23 Februari 2015.

Riset menyebutkan sebanyak 44,7 persen responden pria tertarik wanita karena faktor kecantikan, 36,5 persen responden pria tertarik lantaran faktor daya tarik fisik, dan sebanyak 31,9 persen responden pria tertarik wanita karena faktor humoris atau baik.

" Sementara wanita Indonesia tertarik pada pria yang memiliki karir dan penghasilan yang mapan di banding wanita di negara lain yang memilih pria karena rasa percaya dirinya,” kata Violet.

Di samping itu, riset ini juga menangkap kecenderungan perilaku responden dalam memilih pasangan. Sebanyak 49,09 persen responden pria dan 32,72 persen responden wanita menggunakan aplikasi online dating untuk mencari pasangan.

Dari sisi umur, pria berusia antara 21 tahun hingga 30 tahun banyak menggunakan aplikasi semacam ini. Sementara wanita usia 26 tahun hingga 35 tahun lebih dominan menggunakan jasa biro jodoh online. " Hal ini memang wajar mengingat wanita pada usia tersebut sudah mulai merasakan kecemasan psikologis saat belum menemukan jodohnya," kata Violet.

Lebih lanjut, terang Violet, terdapat kecenderungan yang belum berubah terkait usia menikah. Jika di Hongkong usia ideal wanita menikah adalah 33 tahun, di Indonesia lebih muda.

" Pria dan wanita Indonesia belum berubah dalam hal pilihan usia untuk menikah, yaitu 26 hingga 32 tahun. Pada usia seperti ini, biasanya sudah lulus kuliah dan memiliki pekerjaan tetap serta tabungan yang cukup sehingga dianggap ideal untuk menikah" ungkapnya. (Ism) 

 

Beri Komentar