Warga Bekasi Istri Pentolan Teroris Filipina Dibekuk

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 6 November 2017 12:02
Warga Bekasi Istri Pentolan Teroris Filipina Dibekuk
Paspor sudah habis sejak 30 Januari 2017.

Dream - Warga Bekasi, Jawa Barat, Minhati Madrais, diamankan tim gabungan Armed Force of the Philippine (AFP) dan Philippine National Police (PNP) di kota Iligan, Filipina pada Minggu, 5 November 2017.

Minhati ternyata istri dari salah satu pimpinan teroris Maute Group di Filipina, Omarkhayam Maute. Sang suami tewas saat operasi militer yang digelar pasukan Filipina di Marawi.

" Selain itu Minhati juga membawa paspor yang telah habis masa berlakunya," kata
Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Rikwanto dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin, 6 November 2017.

Saat penangkapan Minhati, tim gabungan anti teror Filipina menemukan empat buah bahan peledak, dua buah detonator, dan sebuah pengatur ledakan.

Dalam catatan imigrasi, Minhati tiba di ibu kota Filipina, Manila pada 2015. Tetapi, selama berjalannya waktu, diketahui Visa milik Minhati telah habis masa gunanya pada 30 Januari 2017.

Dari keterangan yang didapat, Minhati merupakan WNI yang berasal dari Bekasi. Dalam penangkapan itu tim gabungan Filipina turut mengamankan enam orang anak Minhati.

" Saat ini Minhati bersama anaknya berada di kantor polisi Iligan City untuk menjalani pemeriksaan," kata Rikwanto.

Sementara itu, dikutip dari , Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan sudah mendapat kabar tentang penangkapan Minhati dari Konsulat Jenderal RI di Davao. Hingga kini mereka masih menunggu pemberitahuan dari aparat Filipina kapan bisa menemui Minhati.

" Kita menunggu notifikasi dan akses konsuler untuk bisa mengkonfirmasi kewarganegaraan yang bersangkutan. Kita minta akses konsuler secepatnya," kata Juru Bicara Kemenlu RI, Armanatha Nasir. (ism) 

Beri Komentar