Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Amanda Saab, Muslimah Pengguna Hijab Pertama Peserta Masterchef (eater.com)
Dream - Amanda Saab adalah seorang muslim dan dia juga memakai hijab. Dia adalah kontestan Masterchef di Fox untuk musim ini.
Menurut situs Muslim Girl, Amanda adalah koki perempuan muslim pertama yang tampil berhijab pada kontes memasak tersebut.
Sebenarnya Amanda tidak pernah bermaksud menjadi pelopor bagi muslimah berhijab untuk mengikuti kontes semacam ini. Dia mengaku hanya ingin menyalurkan hobinya untuk memasak.
Tanpa disadari, masuknya dia dalam Masterchef Amerika itu telah menjadi inspirasi bagi banyak orang. Dalam sebuah wawancara dengan Muslim Girl, Saab mengakui masih banyak orang memandang sebelah mata pada para pengguna hijab.
" Seperti profesi lainnya, wanita muslim mengenakan hijab selalu dikaitkan dengan kebodohan. Menurut pengalaman saya, banyak stereotip cepat hilang ketika mereka mulai mengenal saya. Saya percaya, kehadiran saya di dunia kuliner ini adalah untuk melanggar stereotip bahwa wanita muslim tertindas dan tidak bisa melakukan hal besar," katanya.
Amanda mungkin adalah muslimah berhijab pertama jadi peserta Masterchef Amerika Serikat. Tetapi, hal serupa pernah ada pada acara Masterchef Australia yang menampilkan Samira El Khafir dengan hijabnya dua tahun lalu.
Sayangnya, Samira terpaksa harus berhenti di tengah jalan. Ini lantaran Samira tidak bisa memenuhi tantangan Masterchef Australia, memasak hot dog berbahan daging babi.
Keputusan Masterchef mengeliminasi Samira kemudian menuai polemik. Para juri Masterchef dianggap sudah mengetahui daging babi adalah makanan yang dilarang dalam Islam, tetapi mereka tetap meminta Samira mengolah daging babi, yang tentu melanggar ajaran agamanya.
Amanda adalah seorang pekerja sosial. Dia menggunakan hobinya memasak sebagai cara mengatasi stres dalam pekerjaannya.
" Saya akan pulang untuk menyiapkan makan malam dan akan merasa lebih baik. Saya segera menyadari bahwa memasak adalah cara saya untuk menikmati hari saya," katanya.
Amanda sering bereksperimen dengan resep dan menulisnya di blog pribadinya. Musim gugur lalu, ia melihat pengumuman casting Masterchef untuk musim keenam. Tanpa ragu, dia pun mengajukan diri menjadi peserta.
Amanda tak peduli dengan stereotip perempuan muslim berhijab. Dia lebih peduli tentang masakannya sendiri.
" Memasak adalah representasi dari saya -Timur bertemu Barat. Saya suka makanan Amerika dan saya juga suka makanan Mediterania. Saya suka mencampur profil masakan dan memberi sentuhan saya sendiri," ungkapnya.
(Sumber: eater.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya