Bahaya! Jangan Melaknat dan Mendoakan Keburukan

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 10 November 2017 15:00
Bahaya! Jangan Melaknat dan Mendoakan Keburukan
Islam menganjurkan kita tidak mengutuk maupun mendoakan keburukan.

Dream - Mengalami keburukan tentu tidak diinginkan oleh setiap orang. Keburukan bisa membuat seseorang terpuruk dan jatuh dalam kenistaan.

Karena alasan itulah Islam menganjurkan kita tidak mengutuk maupun mendoakan keburukan. Jikapun mengalami keburukan, umat Islam diajarkan untuk tidak membalasnya dengan keburukan pula.

Sayyid Abdullah bin Alawi Al Haddad dalam kitabnya Risalatul Mu'awanah wal Mudzaharah wal Muwazarah memberikan penjelasan.

" Jangan sekali-kali mendoakan datangnya bencana atau mengutuk diri sendiri, keluargamu, hartamu ataupun seseorang dari kaum Muslimin walaupun ia bertindak dzalim terhadapmu, sebab siapa saja mengucapkan doa kutukan atas orang yang mendzaliminya, berarti ia telah membalasnya. Rasulullah SAW telah bersabda: 'Jangan mendoakan bencana atas dirimu sendiri, anak-anakmu ataupun harta hartamu. Jangan-jangan hal itu bertepatan dengan saat pengabulan doa oleh Allah SWT'."

Jika kita mendapatkan keburukan dari orang lain, tidak sepantasnya kita balas dengan keburukan juga. Sangat dianjurkan membalas keburukan dengan doa yang baik.

Kemudian, melaknat orang lain bisa saja sama dengan mendoakan diri sendiri. Rasulullah Muhammad SAW mengingatkan jika Allah berkehendak mengabulkan, bisa jadi laknat terhadap orang lain justru berbalik melanda kita.

Hal ini seperti dijelaskan oleh Sayyid Abdullah Al Haddad.

" Ketahuilah bahwa suatu laknat, bila telah keluar dari mulut seseorang, akan naik ke arah langit, maka ditutuplah pintu-pintu langit di hadapannya sehingga ia turun kembali ke bumi dan dijumpainya pintu-pintu bumi pun tertutup baginya, lalu ia menuju ke arah orang yang dilaknat jika ia memang patut menerimanya, atau jika tidak, laknat itu akan kembali kepada orang yang mengucapkannya."

Selengkapnya...

Beri Komentar