Balas Kritik Israel, Menlu Swedia Segera Kirim Mebel IKEA

Reporter : Sandy Mahaputra
Minggu, 2 November 2014 15:03
Balas Kritik Israel, Menlu Swedia Segera Kirim Mebel IKEA
Ia menanggapi kritik Israel atas keputusan negaranya mengakui Palestina.

Dream - Menteri Luar Negeri Swedia, Margot Wallstrom, menanggapi kritik Israel atas keputusan negaranya mengakui Palestina. Tapi, kritik itu dibalas dengan sindiran oleh sang menteri. 

Wallstrom dengan senang hati mengirim Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Liberman satu set mebel IKEA.

Wallstrom mengatakan itu dalam sebuah wawancara dengan CNN menyusul kecaman Liberman terhadap keputusan Swedia yang mengakui Otoritas Palestina sebagai " Negara Palestina" .

" Saya akan dengan senang hati mengirim satu set mebel IKEA kepada Liberman dan dia perlu merangkainya menjadi kesatuan dan untuk melakukannya, dia butuh seorang partner," kata Wallstrom dalam tanggapannya.

" Anda perlu bekerja sama dan butuh sebuah buku panduan yang baik. Saya kira kita memiliki semua elemen tersebut jika kita akan menggunakannya untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.

Untuk perdamaian, kata dia, harus mengajak dua pihak yang bertikai untuk duduk di meja yang sama dan membahas masa depan. 

" Jadi inilah saatnya bagi kami (mengakui negara Palestina). Kami lihat semua persyaratan sudah terpenuhi dan harus cepat melakukannya karena situasi di lapangan kian serius. Kami melihat sentimen baru dan lebih banyak kekerasan. Khususnya radikalisasi para pemuda," kata Wallstrom, menjelaskan alasan negaranya mengakui Palestina.

" Kami mungkin memunculkan beberapa dinamika baru ke dalam pembicaraan damai yang hingga sekarang masih stagnan. Kami telah memberi harapan kepada para pemuda bahwa ada alternatif dari kekerasan dan perang serta konflik."

Beberapa jam setelah mengeluarkan kritiknya terhadap Swedia, Liberman langsung memanggil pulang Duta Besar Israel untuk Swedia, Isaach Bachman. 

Juru bicara Luar Negeri Israel Emmanuel Nachshon mengatakan keputusan Swedia sangat mengganggu dan menjengkelkan dan tidak memberikan kontribusi kepada perundingan yang sedang berjalan. (Ism)

 

Beri Komentar