Bekerja di Tempat Syubhat, Harus Bagaimana?

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 13 Maret 2018 20:00
Keberkahan merupakan salah satu pertimbangan seorang Muslim mencari rezeki.

Dream - Rezeki yang halal lagi baik adalah tujuan bagi setiap Muslim. Selain karena perintah agama, keberkahan juga menjadi salah satu pertimbangan yang dipakai umat Islam dalam mencari rezeki.

Sayangnya, ada sebagian saudara kita yang mungkin kurang beruntung. Mereka bekerja di tempat yang termasuk syubhat.

Contohnya, seorang sekuriti di pabrik minuman beralkohol. Dia bekerja dengan baik, tidak mau mengonsumsi bahkan menyentuh barang yang diproduksi tempat kerjanya.

Lantas, apa yang harus dilakukan orang tersebut dengan rezekinya?

Dikutip dari rubrik Ekonomi Syariah NU Online, para ulama berbeda pendapat terkait hukum rezeki syubhat. Ada sebagian ulama yang mengharamkan, namun ada pula yang membolehkan.

Sedangkan apa yang harus dilakukan, sebaiknya kita merujuk hadis riwayat Ibnu Majad dari sahabat Jabir bin Abdillah RA.

" Dari Jabir bin Abdillah radliyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, 'Wahai manusia, bertakwalah kalian kepada Allah, dan baguskanlah dalam mencari, karena sesungguhnya jiwa tidak akan mati sebelum mengenyam rezekinya, meskipun terlambat datangnya. Maka dari itu, bertakwalah kalian kepada Allah, dan tunaikan jalan yang baik dalam mencari, ambil apa yang halal dan tinggalkan apa yang haram'."

Hadis ini memuat perintah Rasulullah agar kita menjaga segala keperluan terkait kebutuhan konsumsi kita. Sikap berbaik diri dalam mencari rezeki yaitu berusaha mencari jalan yang baik.

Caranya dengan mengambil yang halal dan meninggalkan yang haram. Sedangkan terkait kasus security di atas, sangat disarankan untuk tidak meninggalkan pendapat ulama yang membolehkan hasil pekerjaan itu diambil.

Upah yang didapat diambil sesuai dengan standar minimum gaji suatu daerah. Sisanya seperti bonus dan lain-lain, dikeluarkan untuk jalur lainnya seperti perbaikan jalan.

Ini karena ujrah (upah) suatu pekerjaan harus diambil meski statusnya syubhat. Tetapi, bonus tidak termasuk ujrah.

Meski begitu, sangat lebih baik jika mengambil pekerjaan yang jelas kehalalannya. Dengan begitu, kita bisa menjauhi perkara-perkara yang bersifat syubhat.

Selengkapnya  baca  di  sini.

Beri Komentar
#MovieTalk Liam & Laila - Nirina Zubir & Kampung Halaman