Amalan Sunah Seputar Sholat Fardlu

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 8 Maret 2018 20:00
Amalan Sunah Seputar Sholat Fardlu
Tidak hanya amalan fisik, kondisi hati yang tertata juga merupakan sunah dalam sholat.

Dream - Setelah mengikrarkan diri memeluk Islam, seseorang terkena sejumlah kewajiban. Salah satunya adalah sholat lima waktu sehari semalam.

Sholat memiliki sejumlah rukun yang harus ditunaikan. Meninggalkan salah satu saja, sholat dianggap tidak sah.

Dalam sholat fardlu, ternyata ada sejumlah kesunahan yang melekat di dalamnya. Sunah ini bukan dalam bentuk amalan fisik, melainkan terkait dengan kondisi hati, seperti dijelaskan Zainuddin Al Malibari dalam Fathul Mu'in.

" Disunahkan mengerjakan sholat dengan semangat, hati dalam keadaan kosong, khusyuk, menghayati bacaan dan zikir, mengarahkan pandangan ke tempat sujud, zikir dan doa setelah sholat secara sir (tidak mengeraskan suara)."

Pendapat Al Malibari di atas menyiratkan enam bentuk kesunahan dalam pelaksanaan sholat fardlu. Yang pertama, bersemangat karena Allah SWT dalam mengerjakan sholat.

Hal ini sebagai bentuk sindiran terhadap orang-orang munafik yang mengerjakan sholat dengan malas. Dalam Surat An Nisa ayat 142, Allah SWT berfirman,

" Dan apabila mereka berdiri untuk sholat mereka berdiri dengan malas."

Kedua, mengosongkan hati dan pikiran. Usahakan pikiran fokus pada bacaan dan gerakan sholat. Buang dulu segala pikiran yang tidak ada kaitannya dengan sholat.

Ketiga, kerjakan sholat dengan penuh kekhusyukan. Pikiran, sebisa mungkin, diarahkan kepada Allah SWT ketika sholat. Hal ini memang tidak mudah, namun perlu diupayakan.

Selengkapnya...

Beri Komentar