Bocah Pria Rela Disebut Perempuan demi Penderita Kanker

Reporter : Eko Huda S
Minggu, 7 Juni 2015 11:01
Bocah Pria Rela Disebut Perempuan demi Penderita Kanker
Setelah memanjangkan rambut, bocah ini akhirnya memotongnya. Rambut itu kemudian dia sumbangkan kepada penderita kanker.

Dream - Christian McPhilamy. Inilah bocah yang rela memanjangkan rambut untuk kemudian disumbangkan kepada pasien kanker. Bocah 9 tahun dari Melbourne, Florida, Amerika Serikat, ini akhirnya memotong rambutnya yang sudah panjang dan disumbangkan ke lembaga amal, St Judge.

Dikutip Dream dari laman Metro.co.uk, Jumat 5 Juni 2015, McPhilamy memanjangkan rambut sejak berusia 6 tahun. Keputusan memelihara rambut diambil setelah melihat sebuah iklan layanan masyarakat di Rumah Sakit St Jude Children’s Research.

" Dua tahun lalu anak saya melihat iklan di St Jude yang mengubah hidupnya selamanya. Dia menemukan caranya sendiri untuk menolong orang. Setelah dua tahun memanjangkan rambut, McPhilamy akhirnya berhasil mencapai panjang yang diinginkannya untuk disumbangkan ke St Jude," tutur Ibunda McPhilamy, Deanna Thomas.

Tak mudah bagi McPhilamy untuk menjalani hari-harinya selama memanjangkan rambut. Dia harus menahan emosi setiap kali mendapat ejekan dari teman-teman sekelas karena memelihara rambut. Dia bahkan sering disebut sebagai anak perempuan.

Tak hanya itu, guru dan teman-temannya memberikan iming-iming uang agar McPilamy memotong rambutnya. " Namun, dia tidak pernah menyerah dan selalu mengatakan kepada orang lain tentang mengapa ia membuat pilihan untuk memanjangkan rambutnya. Saya sangat bangga dengannya," tambah Deanna.

Namun McPhilamy sudah membajakan tekad. Ejekan dan cemoohan tak digubris. Lebih dari 2 tahun rambut itu terus memanjang. Dan akhirnya beberapa waktu lalu dia memotong rambut itu dan menyumbangkannya kepada pasien kanker untuk rambut palsu, karena rambut pasien kanker itu rontok akibat pengobatan yang dijalani.  Baca Juga: Kisah Haru Anak Buruh Angkat Derajat Orangtua Bisnis `Distro` Mahasiswa Indonesia Menembus Dunia Nasi dan Kacang Panjang, Menu `si Jenius` Anak Petani Sempat Tidur di Gudang, Putri Pembantu Itu Lulus Cumlaude Inspiratif, 7 Entrepreneur Ubah Kemalangan Jadi Kesuksesan Persahabatan Unik Mengharukan, Bocah dan Petugas Sampah Wisuda Paling Menguras Air Mata Para Preman Itu Menangis Insaf Usai Salat Berjamaah Subhanallah, Bayi Ini Hidupkan Lagi Detak Jantung Ibunya

Beri Komentar