Cerita Menag Kaget Lihat Hal Mengejutkan dari Raja Salman

Reporter : Syahid Latif
Sabtu, 4 Maret 2017 17:30
Cerita Menag Kaget Lihat Hal Mengejutkan dari Raja Salman
Menteri Agama akhirnya menceritakan apa yang terjadi sepanjang perjalanan dari Halim ke Istana Bogor.

Dream - Sebagai satu-satunya pejabat Indonesia yang berada satu mobil dengan Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud saat bertolak ke Istana Bogor, Menteri Agaman Lukman Hakim Saifuddin menyimpan banyak cerita sepanjang perjalanan.

Salah satu yang paling berkesan adalah saat Raja Salman begitu terkejut dengan besarnya sambutan masyarakat kota Bogor.

" Saya ditugaskan oleh negara sebagai minister in attendance, jadi menteri yang memang melekat kepada tamu negara. Tidak semua tamu negara, tapi hanya tamu negara yang khusus saja yang memerlukan minister in attandance, dan termasuk kali ini adalah Raja Salman," terang Lukman dikutip Dream dari laman Kemenag.go.id, Sabtu, 4 Maret 2017.

Menag mengungkapkan banyak hal yang diceritakan Raja Salman sepanjang perjalanan. Lukman mengaku awalnya dia membayangkan Raja Salman sebagai orang yang irit bicara.

Namun alangkah terkejutnya sang menteri, saat Sang Raja justru banyak bercerita sejak meninggalkan Halim Perdanakusuma hingga tiba di Istana Bogor.

" Hampir tiga per empat lamanya kami menempuh perjalanan itu, beliau yang lebih banyak cerita, dari persoalan terkait hubungan dua negara ini, juga hobi-hobi beliau. Karena saya menanyakan beberapa hal yang bersifat pribadi untuk mencairkan suasana," kenang Menag.

Memasuki Kota Bogor, kenang Menag, Raja Salman tidak menduga dengan sambutan begitu meriah yang dilihatnya. Menurut Menag, Puluhan ribu masyarakat yang berjajar di kiri dan kanan jalan menjadi sesuatu yang berkesan dan di luar perkiraan beliau.

" Beberapa kali beliau mengatakan ini seperti demonstrasi, karena takjubnya beliau. Meski hujan deras, tetap saja masyarakat bertahan untuk menyaksikan kedatangan kunjungan Raja," katanya.

" Saya mengatakan bahwa mereka melakukan ini semua karena cintanya kepada Raja Salman. Bagi masyarakat Indonesia, Saudi Arabia memiliki tempat tersendiri dan kali ini yang datang adalah Raja dari negara yang telah begitu lama melekat pada hati masyarakat Indonesia," tambahnya.

1 dari 5 halaman

Cukup Dua Sajian, Ini Menu Sarapan Raja Salman

Dream - Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Azis Al Saud memiliki makanan favorit. Selama lawatan di Indonesia, Raja Salman tetap menikmati sarapan favorit itu.

Kisah itu disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Pria yang menjadi pendamping Raja Salman selama lawatan ke Indonesia itu mengatakan sarapan favorit itu berupa kurma dan susu.

" Beliau selalu sarapan dengan kurma dan susu. Ketika di Jakarta sekalipun dia sarapan dengan kurma dan susu," kata Lukman di laman kemenag.go.id, Jumat, 3 Maret 2017.

Mengonsumsi kurma juga menjadi salah satu kebiasan yang terus Raja Salman lakukan. Bahkan, dia sempat menanyakan kepada Lukman apakah pohon kurma juga tumbuh di Indonesia.

" Lalu dia bertanya, apakah pohon kurma juga tumbuh di sini? Saya jelaskan, tumbuh tapi tentu buahnya tidak sebaik yang di Arab Saudi karena kondisi (iklim) yang berbeda," kata dia mengisahkan.

Selama mendampingi Raja Salman, awalnya dia mengira tak akan banyak obrolan yang terjadi. Tetapi, selama perjalanan dari Bandara Halim Perdanakusuma hingga Istana Bogor, Lukman mendapat banyak kisah.

Salah satunya, kekaguman Penjaga Dua Kota Suci itu pada pepohonan yang tumbuh berjejer di kiri dan kanan tol Jagorawi.(Sah)

2 dari 5 halaman

Penampakan Kiswah Kabah, Hadiah Raja Saudi ke Masjid Istiqlal

Dream - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud tak hanya melaksanakan Sholat Tahiyatul Masjid saat berkunjung ke Istiqlal. Raja berusia 81 tahun tersebut juga memberikan cinderamata.

Buah tangan yang dibawa oleh Raja Salman itu berupa potongan kiswah atau kain penutup Kabah. Kain hitam berukuran tiga kali satu meter dibubuhi sulaman ayat Alquran dari benang emas.

" Isinya potongan ayat 125 Surat Al Baqarah," ujar Humas Badan Pengelola Pelaksana Masjid Istiqlal, Abu Hurairah, kepada Dream, Jumat 3 Maret 2017.

Raja Salman hadiahkan kiswah ke Masjid Istiqlal© kemenag.go.id

Dan potongan ayat tersebut berisi pesan tentang kemuliaan masjid sebagai Baitullah. Berikut bunyi ayat yang tercantum dalam kiswah Kabah untuk Masjid Istiqlal.

Ayat di kiswah Kabah Masjid Istiqlal© Dream.co.id

Bismillahir rahmanir rahim. Waidz ja'alnal baita matsaabatal linnaasi wa amnaa wattakhidzuu min maqaami ibraahiima mushollaa.

Artinya:

" Dengan nama Allah Maha Pengasih Maha Penyayang. Dan (ingatlah) ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim tempat sholat."

Kiswah Kabah© kemenag.go.id

 

Abu melanjutkan Kiswah tersebut cukup berat. Jika ditimbang, berat Kiswah itu sekitar 15 kilogram.

" Kenapa berat? Karena dibordir dengan benang emas dan diberi pemberat," kata dia.

Selanjutnya, Abu mengatakan BPPMI mendapat pesan langsung dari Raja Salman agar Kiswah tersebut dapat segera dipasang. Ini dimaksudkan agar kiswah dapat segera dinikmati oleh para pengunjung Masjid Istiqlal.

" Pesan beliau (Raja Salman), dipajang agar segera dapat dinikmati oleh pengunjung," kata dia

Raja Salman sholat Tahiyatul Masjid© Dream.co.id

Rencananya, kata Abu, kiswah itu tidak akan dipajang di ruang VVIP, melainkan di atas mihrab. Sehingga semua jemaah bisa melihatnya.

" Imam Besar Masjid Istiqlal dan Ketua BPPMI mengarahkan dipajang di atas, di lantai utama agar dapat dilihat semua orang," kata dia.

Abu mengatakan kiswah tersebut akan dibingkai terlebih dulu sebelum dipajang. Sehingga aman, mengingat kiswah tersebut terbuat dari emas.

" Pasti (dibingkai). Kalau tidak, nanti digunting sama orang, itu kan emas," ucap dia.

3 dari 5 halaman

Ini Istimewanya Jubah Kebesaran Raja Salman

Dream - Kunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, ke Indonesia menimbulkan kehebohan di dunia maya. Ini adalah kunjungan bersejarah, lawatan pertama Raja Saudi sejak hampir setengah abad silam.

Raja Salman membawa rombongan 1.500 orang, termasuk 10 menteri dan 25 pangeran. Kunjungan mewah ke Indonesia ini diperkirakan menelan biaya Rp150 miliar.

Tak hanya rombongan jumbo yang membuat lawatan ini gempita. Jubah kebesaran, yang dikenal dengan nama bhist, yang dikenakan penguasa negeri Petro Dolar itu tak luput dari sorotan.

Bisht adalah sejenis jubah panjang yang secara tradisional dipakai sebagai pelapis pakaian utama pria-pria Arab. Kata bisht sendiri berasal dari bahasa Persia.

Jubah panjang yang dihiasi garis emas di bagian tepi kerah ini biasanya dikenakan di acara-acara khusus.

Bisht biasanya terbuat dari wol dan tersedia dalam berbagai warna, seperti putih, beige, hingga yang cenderung gelap, seperti coklat, abu-abu dan hitam.

Awalnya, bisht dipakai pada musim dingin oleh suku Badui. Namun sekarang hanya dipakai untuk acara-acara khusus, seperti pernikahan, festival, wisuda, dan Idul Fitri.

Bisht telah menjadi pilihan pakaian formal untuk politikus, ulama, dan pejabat tinggi, di negara-negara Teluk Arab dan sekitarnya.

Di kalangan masyarakat Arab, tidak ada yang pakaian yang bisa menandingi keistimewaan bisht yang dibuat dengan tangan.

4 dari 5 halaman

Tak Ada Pakaian yang Bisa Menandingi

Karena itulah, seni membuat bisht merupakan keterampilan yang diturunkan secara turun-temurun.

" Bisht pertama kali dibuat di Persia. Orang Saudi mengenalnya setelah pedagang Persia datang ke sini untuk menunaikan haji atau umroh," kata Abu Salem, seorang penjahit bisht dari wilayah Al-Ahsa.

Al-Ahsa yang terletak di Provinsi Timur merupakan pusat penjahit bisht terbaik selama lebih dari 200 tahun. Wilayah ini juga menjadi produsen bisht terbesar di Teluk Arab sejak tahun 1940.

Beberapa keluarga di Al-Ahsa mewarisi keterampilan membuat bisht dari nenek moyang, dan menggunakan nama keluarga sebagai brand bisht mereka.

Jadi, ketika akan membeli bisht di Al-Ahsa, para turis akan menemukan bisht dengan nama Al-Qattan, Al-Kharas, Al-Mahdi, atau Al-Bagli.

Ada tiga jenis bordir yang digunakan dalam pembuatan bisht, yaitu jahitan emas, perak dan sutra.

Benang yang dipakai untuk membuat bordir disebut zari. Dan yang paling umum adalah benang emas dan perak.

" Bisht hitam dengan jahitan emas adalah yang paling populer, setelah krem dan putih," kata Abu Salem.

" Pada awal tahun 90-an warna baru diperkenalkan ke pasar bisht. Biru, abu-abu, dan merah marun, sebagian besar dipakai oleh kalangan anak muda. Sementara generasi tua tetap setia dengan warna tradisional, seperti hitam, cokelat dan krem," tambahnya.

5 dari 5 halaman

Harganya

Harga bisht bervariasi, mulai dari 100 riyal (sekitar Rp356 ribu) hingga yang paling mahal 20.000 riyal (sekitar Rp71 juta).

Murah atau mahalnya selembar bisht tergantung pada jenis kain, kualitas jahitan, pilihan warna, dan modelnya.

Yang paling mahal, bisht Royal, secara khusus dirancang untuk para pangeran, politikus, dan orang-orang kaya.

" Mereka ini biasanya memilih warna hitam, madu, beige dan krem untuk bisht mereka," katanya.

" Mereka selalu menginginkan bisht yang dibuat dengan tangan, serta menggunakan benang emas atau perak sebagai bordirnya. Kadang-kadang mereka juga menyukai kombinasi keduanya," ujar Abu Salem.

Ada dua jenis zari, yang asli dari benang sutra atau katun dilapisi dengan emas murni atau perak, dan imitasi di mana benang ditutupi dengan kawat tembaga dilapisi perak.

" Setiap penjahit memiliki merek dagang desain zari sendiri," kata Abu Salem.

Beri Komentar