Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Meski sebagai bentuk penebusan atas kelahiran seorang anak, akikah sebenarnya termasuk pesta resepsi. Setiap orang yang datang diajak berbahagia menyambut kehadiran buah hati dari tuan rumah.
Sehingga, daging akikah selalu dibagikan dalam keadaan sudah dimasak. Jarang kita temui akikah yang membagikan daging dalam keadaan mentah.
Tetapi, apakah membagikan daging akikah mentahan tidak dibolehkan?
Dikutip dari konsultasi syariah, inti akikah adalah menyembelih hewan. Ini sebagai ungkapan syukur atas kelahiran seorang bayi.
Tetapi, ulama berbeda pandangan apakah harus kambing. Sebagian ulama membolehkan akikah dengan sapi atau unta.
Sementara terkait pembagian, ketentuan tersebut tidak diatur dalam hukum syariat. Artinya, syariat memberikan kebebasan apakah daging dibagikan sudah dimasak ataupun masih mentah.
Ibnu Qudamah dalam kitab Al Mughni memberikan penjelasan sebagai berikut.
" Tata cara aqiqah seperti cara mengkonsumsinya, menghadiahkannya atau mensedekahkanya sama sebagaimana tata cara udhiyah (berqurban)… dan ini yang dinyatakan As Syafi'i (pendiri Mazhab Syafi'i)."
Syeikh Ibnu Baz dalam kitab Majmu Fatawa Ibnu Baz menjelaskan akikah yang dinyatakan sesuai syariat adalah seperti yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW. Yaitu menyembelih hewan di hari ketujuh kelahiran anak.
Jenisnya dua ekor kambing untuk laki-laki dan satu ekor kambing untuk perempuan.
" Dan shahibul akikah boleh memilih membaginya dalam bentuk daging (mentah) kepada para kerabat, kawan atau orang miskin. Bisa juga dia masak, kemudian mengundang kerabat, tetangga, atau orang miskin yang dia inginkan."
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha