Sorak Merdeka dari Anak-anak Gaza untuk Indonesia

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 18 Agustus 2017 10:33
Sorak Merdeka dari Anak-anak Gaza untuk Indonesia
Dengar terbata-bata, bocah Gaza teriakan "Merdeka, merdeka, eid istiqlal Indonesia."

Dream - Indonesia baru saja merayakan Kemerdekaan ke-72 tahun. Rakyat Indonesia penuh semangat merayakan kemerdekaan dengan berbagai kemeriahan.

Ternyata kebahagiaan itu tidak hanya dirasakan oleh Indonesia. Jauh di bumi Palestina, anak-anak Gaza riang bersorak, mengucapkan selamat Hari Kemerdekaan bagi Indonesia.

“ Eid Istiqlal, Happy Independence Day Indonesia,” sorak anak-anak Gaza.

Ucapan itu begitu tulus keluar dari anak-anak Gaza. Meski dengan susah payah karena berbeda aksen bahasa, mereka terus mencoba mengucapkan, " Merdeka, merdeka, eid istiqlal Indonesia."

Anak-anak Gaza ucapkan Selamat Hari Merdeka ke Indonesia© act.id

Dikutip dari act.id, ucapan selamat itu disampaikan anak-anak dan sejumlah keluarga di Gaza, yang kebanyakan telah yatim, sebelum Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-72 tahun pada Kamis, 17 Agustus 2017 kemarin.

" Kami mengajak anak-anak yatim piatu dan keluarga yatim yang ayahnya wafat sebagai syuhada. Ada sekitar 100 keluarga yatim yang ikut dalam acara perayaan hari kemerdekaan Indonesia ini," kata mitra ACT di Gaza.

Bahkan ada sekolah menengah pertama putri, Fatimah binti Asad School, memasang bendera Indonesia. Sekolah itu juga memasang ucapan selamat hari kemerdekaan, padahal jarak Palestina dengan Indonesia puluhan ribu kilometer.

Anak-anak Gaza ucapkan Selamat Hari Merdeka ke Indonesia© act.id

" Kami ceritakan kepada anak-anak ini, Palestina adalah negeri pertama yang mendukung dan mengakui kemerdekaan Indonesia. Dan suatu hari nanti, Insya Allah Palestina juga akan memperoleh kemerdekaannya," kata mitra tersebut.

Dalam catatan sejarah, Palestina adalah negara kawasan Timur Tengah pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Ucapan selamat merdeka untuk Indonesia digagas oleh Mufti Besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al Husain, melalui jaringan radio Berlin berbahasa Arab.

Bahkan, ucapan selamat itu disampaikan Syekh Al Husain pada 6 September 1944, setahun sebelum kemerdekaan Indonesia diproklamirkan. Kala itu, Ir Soekarno, Drs Moh Hatta, dan para tokoh bangsa tengah mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

(Sah/Sumber: act.id)

 

Beri Komentar