Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Lokasi Jatuhnya Germanwings 9525
Dream - Dari rekaman kotak hitam pesawat Germanwings 9525 terdengar para penumpang menjerit-jerit histeris sejak pilot Patrick Sondenheimer mencoba masuk kembali ke dalam kokpit yang ternyata dikunci dari dalam oleh kopilot, Andreas Lubitz, dengan sengaja.
Penumpang terus berteriak-teriak hingga detik-detik terakhir pesawat menumbuk Pegunungan Alpen.
Majalah Perancis, Paris Match dikutip Mirror.co.uk, Rabu 1 April 2015, mengungkapkan detail detik-detik sebelum pesawat tipe Airbus A320 itu mengalami kecelakaan hingga menewaskan ke-150 orang di dalamnya.
Radar penerbangan merekam bahwa sejak pukul 10:30, Lubitz berada sendirian di dalam kokpit dan menguncinya dari dalam sehingga tak mungkin dibuka dari luar. Pilot otomatis diprogram untuk membawa pesawat turun ke bawah.
Mulai pukul 10:33, pesawat sudah mulai menukik ke bawah dan turun setiap 3.000 kaki per menit. Pada saat tersebut pengendali lalu lintas udara mencoba menghubungi pesawat namun tanpa hasil.
Pilot Sondenheimer mulai berteriak agar Lubitz membuka pintu kokpit 'Demi Tuhan, buka pintunya!', tapi sang kopilot tak bereaksi.
Dia kemudian mengambil tabung oksigen untuk membuka paksa pintu kokpit. Tapi Lubitz tak merespon.
Tak lama berselang alarm berbunyi dan pada 10:35, Sondenheimer minta diambilkan linggis. Terdengar suara keras menghantam pintu kokpit, diikuti suara beradunya besi. Sondenheimer berusaha membengkokkan pintu kokpit dengan linggis.
Alarm kedua meraung-raung dan Sondenheimer berteriak keras 'Buka pintu sialan ini!'. Pada 10:38, pesawat sudah berada di ketinggian 13.000 kaki dan nafas Lubitz terdengar berat.
Pukul 10:40 terdengar suara keras dari luar dan pada saat yang sama, di dalam suasana semakin kacau. Sayap Airbus bagian kanan menabrak Pegunungan Alpen. Dan pada 10:41 pesawat mengantam Pegunungan Alpen pada ketinggian 5.000 kaki dengan kecepatan 500 mph.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal