Hikmah di Balik Larangan Makanan Haram dalam Islam

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 5 Oktober 2018 20:00
Hikmah di Balik Larangan Makanan Haram dalam Islam
Jangan sampai ada sedikit saja unsur haram dalam makanan, dampaknya berbahaya.

Dream - Soal makanan, umat Islam tidak bisa sembarangan. Meski melihat ada makanan lezat, seorang Muslim masih dituntut untuk memperhatikan kehalalannya.

Jika sudah jelas halalnya, makanan bisa dinikmati. Tetapi jika masih meragukan, sebaiknya tidak dimakan.

Kehalalan menjadi hal yang sangat penting dalam Islam dan harus menjadi prioritas dalam perhatian umat Islam.

Jika orang lain bisa bebas makan, kenapa umat Islam tidak?

Dikutip dari Islami.co, ketentuan mengenai makanan bagi umat Islam tercantum dalam Surat Al Baqarah ayat 173. Dalam ayat itu disebutkan jenis-jenis makanan yang terlarang dikonsumsi.

" Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Sedangkan jika dikaitkan dengan pertanyaan mengapa umat Islam tidak bisa bebas makan, ada beberapa hikmah di baliknya. Umat Islam perlu memperhatikan kehalalan makanan karena unsur haram bisa menimbulkan dampak yang mengerikan.

2 dari 2 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
Alasan Nada Zaqiyyah Terjun Sebagai Desainer Fashion Muslim