Hukum Puasa Tanpa Makan Sahur

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 24 Juni 2016 03:13
Lantas, bagaimana hukum puasa tanpa makan sahur? Apakah benar puasa seseorang tidak sah jika tidak makan sahur?

Dream - Makan sahur merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam puasa. Makan sahur dapat membuat tubuh tetap kuat tidak makan dalam jangka waktu tertentu.

Tetapi, ada sebagian orang yang memahami sahur adalah inti puasa. Sehingga, mereka kemudian tidak berpuasa hanya karena tidak sempat makan sahur.

Lantas, bagaimana hukum puasa tanpa makan sahur? Apakah benar puasa seseorang tidak sah jika tidak makan sahur?

Dikutip dari konsultasisyariah.com, tidak pernah ada ajaran dalam Islam yang menyatakan inti puasa adalah sahur. Pernyataan itu bahkan tidak pernah diucapkan oleh ulama manapun.

Akibat pernyataan sembarangan ini, banyak muslimin yang meragukan puasanya hanya karena tidak makan sahur. Mereka kemudian memilih membatalkan puasanya.

Padahal, membatalkan puasa dengan alasan yang tidak dapat dibenarkan termasuk dosa besar. Makan sahur memang dianjurkan, tetapi itu bukan bagian dari syarat inti puasa.

Rasulullah Muhammad SAW sendiri tidak pernah mengajarkan di antara syarat sahnya puasa adalah makan sahur. Sehingga, puasa seseorang tetap sah meski pagi harinya tidak makan sahur.

Hal ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan Muslim, Nasai, dan Turmudzi. Hadits tersebut menggambarkan bagaimana Rasulullah berpuasa karena tidak ada makanan.

" Dari Aisyah RA berkata, 'Suatu hari, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menemui kami dan bertanya, 'apakah engkau punya makanan?' Kami menjawab, 'Tidak.' Kemudian beliau bersabda, 'Kalau begitu, saya akan puasa'."

Hadits ini menjelaskan Nabi memutuskan berpuasa karena tidak ada makanan di rumah. Padahal, sebelumnya Nabi tidak berniat untuk berpuasa.

Ini menunjukkan malam harinya Nabi tidak sahur. Tetapi keesokan harinya Nabi berpuasa.

(Ism, Sumber: konsultasisyariah.com)

Beri Komentar
Menyusui Juga Perjuangan, Semangat Mom!