Ini Atlet Malaysia yang Kehilangan Emas karena Doping

Reporter : Eko Huda S
Rabu, 1 Oktober 2014 09:29
Ini Atlet Malaysia yang Kehilangan Emas karena Doping
Atlet kelahiran 2 Oktober 1991 ini mulai belajar wushu pada usia 16 tahun. Hanya dalam waktu dua tahun, dia sudah menjadi atlet wushu andal Negeri Jiran.

Dream - Nasib buruk menimpa kontingen Malaysia yang berlaga di Asian Games, Incheon. Medali emas yang diraih atlet wushu, Tai Cheau Xuen, dicabut. Atlet perempuan itu dinilai curang karena terbukti menggunakan doping.

Tai menggondol medali emas itu pada Sabtu 20 September silam. Kala itu, dia tampil gemilang di nomor Nanquan. Dia meraih nilai 19,23. Emas pertama untuk Malaysia pun dipersembahkan.

Atlet kelahiran 2 Oktober 1991 ini mulai belajar wushu pada usia 16 tahun. Tak butuh waktu lama, dia sudah mencuri perhatian dunia. Hanya dalam waktu dua tahun, dia sudah menjadi atlet wushu andal Negeri Jiran.

Saat berusia 18 tahun, atlet asal Negeri Sembilan ini sudah bisa nangkring di posisi tiga dalam kejuaraan dunia wushu di Toronto, Kanada. Atlet dengan tinggi badan 157 sentimeter ini mampu tampil memukau, baik di kelas Nandao maupu Nanquan.

Sejak itu, peringkat Tai fluktuatif. Namun, peringkat paling buruk yang pernah dia tempati adalah urutan ke-12. Dan tahun lalu, prestasinya kembali gemilang dengan meraih peringkat wahid dalam kejuaraan dunia di Kualalumpur, Malaysia, untuk kelas Nanquan.

Ini Atlet Malaysia yang Kehilangan Emas karena Doping© http://www.veooz.com/

Sumber: www.veooz.com

Di ajang perta olahraga negara-negara Asia Tenggara, SEA Games, pretasi Tai juga mengkilap. Pada SEA Games 2011 di Indonesia, dia mampu menjadi nomor satu, baik untuk kelas Nandau maupun Nangun. Sementara, saat SEA Games Myanmar tahun lalu, dia menjadi yang teratas untuk kelas Nandao.

Namun, mencorongnya prestasi atlet yang diasuh oleh pelatih Yoong Thong Foong itu seolah tercoreng dalam ajang Asian Games ke-27 di Korea Selatan ini. Tai menggunakan doping. Dia dinyatakan terbukti mengonsumsi Sibutramine, asupan yang banyak digunakan sebagai suplemen diet untuk mengontrol berat badan.

Nilai 19,23 yang dia raih dalam ajang Asian Games di Incheon pun tak berguna lagi. Sebab, penyelenggara pesta olahraga Benua Asia itu mencabut medalinya untuk diserahkan kepada peringkat ke dua.

Dan yang mendapat berkah adalah atlet wushu Indonesia, Juwita Niza Wasni. Peraih perak itu kini dipromosikan untuk mendapat medali emas yang sebelumnya diraih Tai. Sementara, perak yang diperoleh Juwita akan diberikan kepada peraih perunggu, yaitu atlet wushu asal China, Wei Hong.

Atlet Indonesia lainnya juga ketiban berkah. Dia adalah Ivana Ardelia Irmanto. Atlet yang sebelumnya dinyatakan berada di urutan ke empat itu kini akan diganjar medali perunggu. Sehingga pundi-pundi medali Indonesia bertambah. (Ism, Dari berbagai sumber)

Beri Komentar