7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Topeng Firaun Tut Ankh Amun Saat Menjalani Restorasi Usai Jenggot Terlepas (voaindonesia.com)
Dream - Jenggot topeng Firaun Tut Ankh Amun berbahan emas yang telah berusia lebih dari 3.000 tahun copot akibat kesalahan prosedur dalam pembersihan. Jenggot itu lantas dipasang kembali, tetapi dalam posisi yang tidak tepat.
Alhasil, topeng itu harus mengalami perbaikan. Dalam proses perbaikan ini, pihak pengelola museum di Mesir memilih melibatkan perusahaan lem asal Jerman, Henkel.
" Saran yang kompeten dan dukungan dari tim ahli departemen penelitian Henkel Adhesives memberikan kontribusi yang signifikan. Kami dapat mengembalikan jenggot pada posisi semula menggunakan solusi yang disediakan Henkel," ujar penanggung jawab proyek restorasi topeng Firaun, Christian Eckmann.
" Kami sangat bahagia bisa menjadi bagian dari proyek yang luar biasa ini," kata Presiden Henkel Mesir, Ahmed Fahmy.
" Mesir adalah pasar penting bagi Henkel dengan tradisi yang panjang. Kami bangga dapat berkontribusi dengan keahlian kami mengembalikan secuil dari sejarah," kata dia melalui keterangan tertulis.
Kisah ini bermula ketika pakar perekatan hotmelt, Dr Dick Kasper membaca artikel koran mengenai penggunaan lem yang salah dan membahayakan patung berusia lebih dari 3.000 tahun itu. Dia lalu memanggil tim restorasi untuk memberikan dukungan.
" Kami adalah pakar perekatan," kata Kasper.
Koleganya, Dr Rainer Schonfeld kemudian diundang ke Mesir untuk memeriksa kondisi topeng tersebut.
" Jenggot itu terpasang menggunakan epoxy. Kami punya banyak keahlian mengenai teknologi epoxy, dan kami juga tahu bagaimana mengganti lem jenis ini," ungkap Rainer.
Tim Rainer segera bekerja membuat analisis yang rinci dan mengembangkan metode khusus untuk mengganti lem apoxy dari topeng tanpa harus meninggalkan residu.
" Di waktu yang sama, kami memeriksa portofolio teknologi Henkel untuk memilih lem apa yang paling tepat digunakan dalam proyek restorasi ini," kata Dirk Kasper.
Terdapat persyaratan yang ketat dalam restorasi ini. Perekat harus dibuang tanpa meninggalkan residu, sementara perekat baru harus mampu bertahan di temperatur tinggi serta menahan getaran selama dalam perjalanan.
Tim lantas menggunakan model 3D sebagai bahan analisis, kemudian mengembangkan lem berteknologi tinggi.
" Ini merupakan aktivitas kami sehari-hari untuk merancag lem berteknologi tinggi, tapi proyek ini menantang tim kami. Kami sangat bangga bahwa holmelt adhesive berteknologi tinggi dari Henkel sekarang merekatkan topeng Tut Ankh Amun yang begitu terkenal di dunia," kata Kasper. (Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?