Dream - Setiap perbuatan tentu ada balasannya. Dalam Islam, balasan itu dikenal dengan istilah 'azab', yang bisa dialami manusia baik saat masih di dunia maupun di akhirat kelak.
Hal itulah yang mendasari adanya peringatan agar manusia berhati-hati dalam ucapan maupun perbuatan. Jika larut dalam perbuatan buruk atau kemaksiatan, maka azab pasti datang.
Mungkin banyak dari kita memandang azab terjadi di waktu cukup lama. Tetapi, ada kalimat yang ternyata bisa mempercepat datangnya azab.
Kalimat itu yakni 'Demi Allah'. Dua kata ini merupakan penegasan atas ucapan seseorang. Sayangnya, ada juga yang menggunakan kalimat ini untuk menutupi kesalahannya maupun kebohongannya.
Hadis riwayat Bukhari dan Muslim menyebutkan,
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, " Maukah aku kabarkan kepada kamu sebesar-besarnya dosa besar?" Beliau mengucapkannya tiga kali. Mereka (para sahabat) menjawab, " Ya, wahai Rasulullah" . Beliau bersabda, " Menyekutukan Allah (syirik) dan durhaka kepada kedua orang tua" . Beliau duduk sebelumnya beliau bersandar, lalu beliau bersabda, " Ingat, juga perkataan palsu" . Beliau selalu mengulangi ucapannya, hingga kami berharap beliau diam.
(ism)
Advertisement
Ayo Dongeng Indonesia, Gerakan Relawan yang Hidupkan Lagi Tradisi Bertutur


WhatsApp Bakal Luncurkan Fitur Chat Lintas Aplikasi, Pengguna Eropa dapat Giliran Pertama

Sadari Damkar Lebih Dipercaya Publik untuk Urusan Darurat, Kapolri Mau Sempurnakan Hotline 110

Dompet Dhuafa Heartventure, Berbagi Bersama Content Creator di Pelosok Samosir


5 Destinasi Wisata di Palangkaraya yang Wajib Masuk Daftar Wishlist

Paniki, Kuliner Ekstrem Khas Sulawesi Utara dari Daging Kelelawar

Aktor Gary Iskak Meninggal Dunia, Sang Istri Memohon Konten Video Kecelakaan Almarhum Tak Disebar

Ayo Dongeng Indonesia, Gerakan Relawan yang Hidupkan Lagi Tradisi Bertutur

Ayo Dongeng Indonesia, Gerakan Relawan yang Hidupkan Lagi Tradisi Bertutur

Aktor Gary Iskak Meninggal Dunia, Sang Istri Memohon Konten Video Kecelakaan Almarhum Tak Disebar

Paniki, Kuliner Ekstrem Khas Sulawesi Utara dari Daging Kelelawar