Ketika Penjelasan Sholat dari Rasul Luluhkan Hati Yahudi

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 26 April 2018 20:01
Ketika Penjelasan Sholat dari Rasul Luluhkan Hati Yahudi
Mereka ingin membuktikan tanda-tanda kenabian Rasulullah Muhammad SAW.

Dream - Ketika pertama kali Islam diturunkan kepada Rasulullah Muhammad SAW, banyak masyarakat Arab tidak mau memeluknya. Mereka enggan dan butuh bukti yang kuat agar mau meninggalkan keyakinan tradisi masyarakat Arab waktu itu.

Hal ini tidak hanya terjadi pada kaum Quraisy. Bahkan ada sekelompok non-Muslim sampai menguji Rasulullah Muhammad SAW supaya mereka yakin.

Kisah mengenai hal ini termuat dalam kitab Al Majalisus Saniyah, Syarah Arbain Nawawiyyah karya Syeikh Ahmad bin Hijazi Al Fasyani. Kisah ini disampaikan oleh Ali bin Abi Thalif RA.

Suatu hari ketika berkumpul dengan para sahabat dari golongan muhajirin, ada sekelompok Yahudi mendatangi Rasulullah SAW. Mereka hendak menguji kenabian Rasulullah SAW.

Mereka berkata, 'Wahai Muhammad. Kami datang menemuimu untuk menanyakan sejumlah masalah yang hanya diketahui oleh Nabi Utusan Allah atau malaikat muqarrabin."

Mereka kemudian meminta Rasulullah SAW memberikan penjelasan mengenai sholat di lima waktu berbeda. Sholat tersebut merupakan perintah dari Allah SWT.

Rasulullah SAW menjawab saat Zuhur, Allah memiliki lingkaran di langit dunia yang menjadi garis edar matahari. Ketika matahari tergelincir ke ufuk barat, seluruh malaikat bertasbih.

Allah memerintahkan umat Islam sholat di saat itu. Karena, pintu langit sedang dibuka dan tidak akan ditutup sampai sholat zuhur dilaksanakan, sehingga doa manusia diterima.

Ketika Ashar, Rasulullah menjelaskan di waktu tersebut Iblis menggoda Nabi Adam AS agar memakan buah terlarang. Allah memerintahkan umat Nabi Muhammad SAW untuk sholat di waktu ini.

Saat Maghrib, Allah menerima tobat Nabi Adam AS setelah sebelumnya diajari mengenai kalimat pertobatan. Umat Nabi SAW juga diperintahkan Allah untuk sholat di saat Maghrib untuk bertobat dari dosa mereka.

" Isya adalah waktu sholat para rasul sebelumku," sabda Rasulullah SAW.

Sedangkan ketika Subuh, matahari terbit di antara dua tanduk setan. Sebelum Islam hadir, orang-orang banyak menyembah selain Allah.

Sekelompok Yahudi tersebut kemudian berkata, " Kau benar, wahai Muhammad. Kami bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya."

Selengkapnya...

Beri Komentar
Pengalaman Hidup Berharga Chiki Fawzi di Desa Ronting