Dream - Sudah banyak anak ajaib dengan kecerdasan luar biasa hadir di tengah kita. Mereka hebat dalam berbagai bidang, mulai musik, matematika, akting, politik, pendidikan dan sebagainya.
Para remaja jenius itu berhasil meraih gelar doktor di saat teman sebaya mereka masih berpikir tentang cita-citanya.
Berikut ini adalah 10 remaja paling jenius yang berhasil meraih gelar doktor mereka di usia masih sangat muda. Cek halaman berikutnya!
(Ism, Sumber: therichest.com)
© Dream
Dream - Jason Levy, lahir 1972, menjadi berita utama di Ottawa pada tahun 80-an ketika ia langsung ke perguruan tinggi setelah duduk di Kelas IV SD.
Dia kemudian menjadi berita utama lagi pada usia 14 tahun saat meraih gelar sarjana dalam bidang matematika dari Universitas York di Toronto.
Levy melanjutkan studinya dan mendapat gelar Master of Science dan gelar PhD dalam matematika dan statistik dari Universitas Toronto pada usia muda, 20 tahun.
Sejak mendapatkan gelar PhD, ia telah memegang posisi mengajar di Universitas Ottawa, yakni asisten dosen dan profesor. (Ism)
© Dream
Dream - Akshay Venkatesh adalah seorang matematikawan terkenal yang menyelesaikan PhD pada usia muda, 20 tahun, di universitas internasional ternama, Princeton University.
Venkatesh dibesarkan di Perth, Australia, dan menarik perhatian dunia akademis setelah memenangkan berbagai penghargaan di bidang ilmu pengetahuan. Dia juga jawara kompetisi olimpiade matematika pada usia muda, 12 tahun.
Pada usia 13 tahun, ia sudah menjadi mahasiswa di University of Western Australia. Saat usianya belum cukup untuk menyetir, Venkatesh kuliah di Princeton University pada 1998 dan mendapatkan gelar PhD pada 2002. Prestasi itu diraih sebelum ia cukup tua untuk memesan minuman beralkohol di Amerika Serikat. (Ism)
© Dream
Dream - Catherine Beni muncul dari keluarga akademik, karena kedua orangtuanya profesor teknik di University of California - Riverside.
Pada 10 Juni 2011, di umurnya yang baru 20 tahun, Beni menjadi mahasiswa termuda yang pernah mendapatkan gelar PhD di California Institute of Technology. Bersama dengan adiknya, Juliet Beni, dia dididik sejak kecil di rumah oleh ayahnya sendiri. (Ism)
© Dream
Dream - Sementara kakaknya, Catherine Beni, fokus pada matematika, Juliet memilih jurusan psikologi di University of California - Riverside, di mana orangtuanya mengajar.
Saat usianya masih 15 tahun, Juliet adalah seorang senior di departemen psikologi. Pada usia 19 tahun, ia mendapat gelar PhD. Tapi jika Anda berpikir dia hanya sampai pada gelar PhD, Anda salah.
Julie dilaporkan mengambil ancang-ancang mengambil gelar Master dari UCLA di masa depan sehingga dia dapat membuka praktek sendiri. (Ism)
© Dream
Dream - Sho Yano dianggap anak ajaib dengan IQ luar biasa mencapai 200. Sebelum usia 10 tahun, Yano sudah menjadi seorang mahasiswa.
Sebelum itu, Yano sudah bisa membaca pada usia 2 tahun. Dia mulai menulis pada usia tiga tahun. Dan menyusun musik pada usia lima tahun.
Karir kuliahnya berlangsung selama dua belas tahun. Dan pada usia 18, ia mendapatkan gelar PhD di University of Chicago. Tapi Yano tidak berhenti di situ. Ia melanjutkan studinya dan meraih gelar Masternya pada usia 21 pada 2012. Saat ini Yano adalah seorang dokter. (Ism)
Advertisement