Kisah 9 Wanita Mualaf: Berawal dari Pekerjaan

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 13 Januari 2015 10:16
Kisah 9 Wanita Mualaf: Berawal dari Pekerjaan
Menceritakan perjalanan mereka menuju Islam, termasuk hambatan yang mereka hadapi.

Dream - Sembilan perempuan mualaf dari berbagai negara mendapatkan penghargaan dalam sebuah acara, yang diselenggarakan oleh badan dakwah bernama Maulana Hifzur Rehman Seoharvi Academy.

Salah satu mualaf berasal dari India dan delapan lainnya dari Filipina. Selain 9 perempuan mualaf tersebut, Maulana Hifzur juga mengundang dua warga Barat. Masing-masing dari Inggris dan Amerika Serikat, sebagai tamu kehormatan.

Mereka adalah Mariam Sani (sebelumnya dikenal sebagai Pauttine Thomas) dan Mariya Attarji (Lisa Quiroga).

Para mualaf ini ada yang baru saja memeluk Islam. Sementara yang lain lebih dari setahun yang lalu. Selama acara para perempuan mualaf ini bergantian menceritakan perjalanan mereka menuju Islam, termasuk hambatan yang mereka hadapi.

" Saya harus mengatakan bahwa ini adalah takdir saya untuk memilih jalan yang benar," kata Nureman, salah satu dari perempuan muslim baru tersebut.

" Mencari pekerjaan di sini (Arab Saudi) adalah langkah pertama dari perjalanan saya menuju Islam. Di sini saya mulai membaca buku-buku tentang agama Islam tanpa benar-benar menyangka akhirnya menjadi muslim. Semakin saya membaca, saya semakin tertarik, dan sekarang saya mempelajari Islam di sebuah pusat dakwah."

Fatima adalah salah satu mualaf dari India. Dia memeluk Islam setelah saudaranya yang telah bekerja di Arab Saudi pulang ke rumah mereka di India. Saudaranya itu menganjurkan Fatima untuk memeluk Islam saat bekerja di Saudi.

" Pada awalnya, saya tidak menerima Islam dalam hati saya," katanya. Namun pengalaman traumatis yang berhubungan dengan putrinya yang berusia satu tahun membuatnya berubah pikiran tentang Islam.

" Sejak itu saya menerima Islam dari hati paling dalam. Keluarga saya di India sudah tahu bahwa sekarang saya muslim," katanya.

Sementara itu Mariam Sani mengatakan bahwa sudah menjadi kehendak Allah bahwa perjalanan hidupnya yang dahulu seorang misionaris kini menjadi seorang muslim.

(Ism, Sumber: Arab News)

Beri Komentar