Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Barli Asmara
Walaupun sering tampil di hadapan publik, kepanikan dan rasa cemas masih suka dirasakan desainer kenamaan Barli Asmara. Untuk mengatasi hal ini, Barli memilih untuk berikhtiar dan pasrah kepada Allah
Dream - Walaupun sering tampil di hadapan publik, kepanikan dan rasa cemas masih suka dirasakan desainer kenamaan Barli Asmara. Untuk mengatasi hal ini, Barli memilih untuk berikhtiar dan pasrah kepada Allah
"Sebelumnya bisa dibilang kalau panik jadinya ke marah-marah gak jelas.Tetapi itu dulu, sekarang lebih banyak berikhtiar. Percaya kalau Allah selalu kasih yang terbaik dan selalu ada untuk makhluknya," kata Barli kepada Dream.co.id, Jumat 9 Januari 2015.
Barli menambahkan dengan mengingat Allah, hatinya semakin tenang dan lebih mudah mengatasi panik.
"Biasanya kalau mau peragaan koleksi busana saya panik, cemas tetapi saat ingat Allah semua rasa takut dan cemas itu hilang," ujarnya.
Pria yang akan berkolaborasi dengan Dian Pelangi dalam koleksi busana tahun 2015 ini juga mengatakan, senyum dan bersyukur menjadi caranya menikmati hidup dan menjauhi kepanikan.
"Banyakin senyum dan bersyukur. Itu cara saya juga mengatasi kepanikan dan menikmati hidup. Karena semua yang diberikan Allah ini begitu luar biasa," katanya. (Ism)