Kisah Pelaku Korupsi di Zaman Rasulullah

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 29 Juli 2018 18:02
Kisah Pelaku Korupsi di Zaman Rasulullah
Rasulullah melakukan tiga tindakan ini.

Dream - Kejahatan korupsi tak hanya terjadi di zaman serba saat ini. Dalam praktiknya, kegiatan menumpuk harta lewat cara tak terpuji ini sudah ada sejak manusia menghuni dunia ini.

Bahkan korupsi juga pernah terjadi di zaman Rasulullah Muhammad SAW. Beberapa riwayat pernah menceritakan jika umat Nabi pernah ketahuan melakukan korupsi.

Pertanyaan sekarang, bagaimana cara Rasulullah menyikapi sikap para koruptor.

Selama ini kita mungkin hanya mendengar hukuman Qisas untuk para pencuri. Namun bagaimana dengan pelaku korupsi di zaman Rasulullah?

Dalam sebuah hadist riwayat Bukhari dan Muslim di dalam kitab al-Minhaj fi Syarh Sahih Muslim ibnu al-Hajjaj seperti dikutip Dream dari laman Nu.or.id, Minggu, 29 Juli 2018, diceritakan bahwa suatu ketika Abdullah bin al-Lutbiyah ditunjuk untuk menjadi pemungut zakat di Bani Sulaim. Usai menyelesaikan tugasnya, ia kembali menghadap Rasulullah dan melaporkan hasil zakat dari masyarakat Bani Sulaim.

Rasulullah lalu mendapati hal yang tidak benar dalam laporan yang disampaikan al-Lutbiyah.

Usai mengetahui kalau al-Lutbiyah melakukan korupsi, Rasulullah langsung berpidato di hadapan khalayak ramai. Beliau memberitahukan kepada masyarakat Muslim pada saat itu tentang ketidakbenaran yang telah dilakukan al-Lutbiyah.

Nabi Muhammad SAW melakukan hal itu untuk membuat malu dan jera para koruptor, serta sebagai pelajaran bagi yang lainnya agar tidak melakukan hal yang sama.

Selain tindakan mempublikasikan kejahatan yang dilakukan koruptor, Rasulullah juga memberikan hukum lain berupa.....baca selengkapnya di sini

(Sah, Sumber: nu.or.id)

Beri Komentar