Menguak Makam Hawa di Jeddah

Reporter : Eko Huda S
Rabu, 14 Maret 2018 10:00
Menguak Makam Hawa di Jeddah
Pemakaman yang diklaim sebagai tempat Hawa dimakamkan itu berada di wilayah Ammaria, di Jeddah bagian tengah.

Dream - Klaim bahwa makam Hawa, wanita pertama di dunia dan ibu dari semua manusia, berada di Pemakaman Hawa di Jeddah telah memicu kontroversi. 

Tim Arab News juga mengklaim sulit menemukan makam yang dimaksud saat berkunjung ke Pemakaman Hawa yang berlokasi di Ammaria, di Jeddah bagian tengah. Sebagian pihak mengklaim bahwa Hawa dimakamkan di pemakaman tersebut.

Laman Arab News menulis, banyak kalangan akademisi menekankan bahwa tidak ada bukti yang dapat dipercaya untuk mendukung klaim tersebut. Apalagi menentukan tanggal pasti wafatnya Hawa. 

Menurut orang-orang tua di sekitarnya, pemakaman tersebut sudah berumur ribuan tahun. Sementara itu, Mohammed Youssef Trabulsi, yang menulis sebuah buku sejarah Jeddah, menjelaskan bahwa semua referensi sejarah mengakui Hawa datang ke Jeddah pada beberapa titik di masa lampau.

Namun, tentang lokasi pasti makamnya masih banyak yang memperdebatkan. Pemakaman tersebut memang telah berusia sangat tua. Sejumlah sejarawan dan pengelana Islam bahkan mengatakan bahwa pemakaman itu berasal dari abad ke-9 Hijriyah.

1 dari 2 halaman

Saksi Ilmuwan Masa Lampau

Adnan Al-Harthi, profesor peradaban di Universitas Umm Al-Qura di Mekah, mengatakan pendapat ilmiah mengenai masalah keberadaan makam Hawa di Jeddah menjadi perdebatan.

Al-Harthi mengatakan bahwa Ibn Jubair, seorang ahli geografi Arab dan pengelana dari abad ke-6 Hijriyah, pernah menyebutkan sebuah makam berkubah.

Selama kunjungannya ke Jeddah itu, Ibn Jubair melihat sebuah kubah tua yang dikatakan sebagai rumah Hawa.

Selain Ibn Jubair, pengelana Arab lainnya, Ibnu Battuta, juga melihat kubah tua selama perjalanannya ke Jeddah pada abad ke 7 Hijriyah.

Al-Harthi mengatakan sumber ilmiah mengkonfirmasi bahwa tempat tinggal Adam dan Hawa adalah di Mekah. Namun tidak ada bukti bahwa Hawa dimakamkan di Jeddah.

Sejumlah sejarawan dan pengelana mengisahkan banyak cerita yang menunjukkan bahwa lokasi makam Hawa memang ada di pemakaman yang dimaksud.

Beberapa sumber bahkan mengidentifikasi dimensi makam tersebut, lengkap dengan gambarnya, di dalam sebuah buku.

2 dari 2 halaman

Makam Hawa Diragukan Ahli Sejarah

Muhammad Al-Makki, seorang sejarawan, menulis dalam bukunya 'The True History of Makkah and the Noble House of God' bahwa Pemakaman Hawa dahulu sering menerima banyak pengunjung selama musim haji.

Jemaah haji biasa pergi ke sana setelah melakukan ritual haji. Mereka seringkali ditipu oleh segelintir orang yang menjual segenggam tanah pemakaman untuk dibawa pulang ke rumah sebagai cendera mata.

Terlepas dari cerita-cerita ini, beberapa sejarawan meragukan keberadaan makam Hawa di pemakaman tersebut. Penulis Saudi kontemporer, Muhammad Sadiq Diab, dalam bukunya 'Jeddah: Sejarah dan Kehidupan Sosial', mengatakan, " Tidak ada bukti yang sah untuk mengkonfirmasi keberadaan makam Hawa di pemakaman tersebut. Saya pikir itu hanya sebuah mitos."

Kisah lama lainnya mengatakan bahwa dulu ada tiga kubah yang dibangun di salah satu makam besar di dalam pemakaman. Dan itu diyakini sebagai makam Hawa.

Tapi sekarang tidak ada kubah di pemakaman tersebut, semua makam bentuknya rata, dan tidak ada yang menunjukkan keberadaan makam Hawa itu.

(Sumber: arabnews.com)

Beri Komentar