Dream - Saf terdepan dalam sholat jemaah dipahami menyimpan banyak keutamaan. Banyak muslim berusaha untuk datang ke masjid lebih cepat agar bisa menempati saf terdepan.
Mengejar keutamaan bisa menempati saf terdepan tentu lebih baik. Tetapi, jika datang terlambat, janganlah memaksakan diri.
Jika tetap memaksakan diri, justru bisa merugikan orang lain. Ini karena untuk menuju ke saf terdepan harus melangkahi bahu orang. Bukan tidak mungkin orang yang kita langkahi terkena kaki kita.
Rasulullah Muhammad SAW pernah menegur sahabat yang memaksa duduk di saf depan, namun malah menyakiti orang lain. Teguran tersebut tercantum dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi.
Duduk! Engkau telah menyakiti.
Hadis ini menjadi dasar para ulama menghukumi perbuatan melangkahi orang lain. Ada yang mengharamkan, ada pula yang memakruhkan.
Seperti pendapat Imam Nawawi dalam Raudhah.
" Pendapat yang dipilih adalah haram melangkahi sisi kanan dan kiri orang lain."
Juga seperti pendapat Syeikh Al Utsaimin dalam kitab Fatawa wa Rasail.
" Haram hukumnya melangkahi ketika khatib berkhutban dan di luar itu."
Advertisement


ShopeeVIP+ Hadirkan Pengalaman ‘Sekali Langganan, Dapat Semua’, Semakin Lengkap dengan Akses Netflix


Dopamine Anchoring: Cara Menurut Ahli agar Otak Mau Mengerjakan Tugas Membosankan


Helikopter Dikerahkan Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Kenapa Tidur Siang Justru Bikin Badan Lemas dan Mood Berantakan Saat Bangun?