Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Chintya, Hijaber AS Melawan Kampanye Anti Islam Dengan Pelukan (Facebook.com/Cynthia Eugenia Cox DeBoutinkhar)
Dream - Muslimah asal Amerika Serikat (AS), Cynthia melakukan tindakan luar biasa saat menghadapi demonstran anti Islam. Dia tidak melawan protes anti Islam yang dilancarkan seorang wanita dengan kekerasan, tetapi dengan pelukan.
Sempat tersiar kabar akan ada protes besar-besaran anti Islam di sebagian besar wilayah AS pada Sabtu, 10 Oktober lalu. Protes tersebut menargetkan 20 masjid yang ada di seluruh AS.
Faktanya, aksi tersebut hanya diikuti oleh sebagian kecil orang. Sementara di masjid tempat Chyntia kerap berkumpul dengan orang Islam, Columbus Noor Islamic Cultural Center, hanya ada seorang wanita yang menjalankan aksi demonstrasi menentang Islam bernama Annie.
Annie sempat diundang sejumlah pengurus masjid untuk masuk dan berbincang mengenai Islam. Tetapi, wanita itu tetap menolak.
Akhirnya, Chyntia menghampiri Annie. Bukan makian yang keluar dari mulutnya, tetapi permohonan izin untuk bisa memeluk Annie.
"Saya menghampirinya dan bertanya apakah saya bisa memberinya pelukan," ujar Chyntia di akun facebook milik dia, Cynthia Eugenia Cox DeBoutinkhar.
Chintya merasakan tubuh Annie semakin melemah. Kemudian dia mengajak Annie masuk ke dalam masjid.
"Dia tampak begitu takut. Saya bertanya pada dia apakah saya terlihat menakutkan. Dia jawab saya tidak menakutkan. Saya berjanji akan terus berada di samping dia sepanjang waktu," ungkap Chintya.
Chintya kemudian mengajak Annie masuk dan berkeliling melihat seluruh ruangan yang ada di masjid itu. Semua orang yang telah menunggu mereka di lobi begitu bergembira ketika Annie bersedia masuk masjid.
Kepala masjid pun menyambut Annie dengan ramah. Annie sempat ditawari makanan dan minuman. Chintya pun mengatakan akan mencoba makanan itu terlebih dulu, untuk memastikan tidak ada racun.
Setelah itu, keduanya pergi ke ruang khusus wanita. Di sana, Chintya sesaat melepas hijab untuk meyakinkan Annie, dia adalah seperti wanita normal lainnya. Lalu, dia kenakan hijab itu kembali dan kembali mengantarkan Annie berkeliling.
"Saya tunjukkan kepada dia ruang salat pria dan kantor administrasi. Kemudian kami ke lantan atas untuk melihat balkon masjid Noor, yang menjadi tempat salat wanita. Saya jelaskan kami tidak salat di ruang yang sama agar kaum pria bisa berkonsentrasi saat salat dan tidak di belakang kami. Dia tertawa," ungkap Chintya.
Keduanya lalu pergi ke lantar bawah. Saat itu, terang Chintya, Annie bercerita tentang temannya dari Turki yang memeluk Islam. Tetapi, keluarganya dibunuh sehingga teman Annie tersebut memutuskan murtad kembali dan begitu membenci agama.
"Dia banyak melihat Fox News untuk mendapat informasi tentang Islam," kata Chintya.
Annie kemudian memberikan banyak pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh Chintya. Muslimah itu lalu mengajak Annie menemui kepala masjid dan membincangkan sekolah tersebut.
Dengan senang hati, kepala masjid Noor bersedia berdialog dan menjawab sejumlah pertanyaan Annie. Tidak lupa, kepala masjid itu juga menunjukkan Annie Alquran terjemahan bahasa Inggris. Dialog itu berjalan selama dua jam penuh hingga masuk waktu Ashar, membincangkan Injil, Taurat, Alquran, Id, Mekah, Isa, keajaiban, dan lain-lain.
"Saat masuk waktu salat Ashar, saya tawarkan Annie ikut ke lantai atas dan melihat kami salat. Dia bersedia," kata Chintya.
Usai salat Ashar, pertemuan berakhir. Chintya kemudian memeluk Annie dan mengingatkan dia agar berhenti melihat Fox News. Pertemuan itu berakhir dengan kesan yang menyenangkan.
"Kalian semua sangat ramah. Saya tidak menyetujui kekerasan atan pembunuhan, tapi saya akan membaca kitab ini (Alquran). Saya tidak punya bayangan orang Islam bisa ramah kepada saya, meski setelah saya berdiri di seberang jalan dengan atibut ini. Maaf," ungkap Annie. (Ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS