Misteri Kehidupan Yahudi Babilonia Terungkap

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 5 Februari 2015 10:10
Misteri Kehidupan Yahudi Babilonia Terungkap
Telah menjawab teka-teki yang selama 2.500 tahun tidak terungkap.

Dream - Catatan dalam bentuk tablet tanah liat kuno yang ditemukan di Irak mengungkap untuk pertama kalinya, tentang kehidupan sehari-hari orang-orang Yahudi di Babilonia 2.500 tahun yang lalu.

Tablet kuno yang dipamerkan di Bible Lands Museum Yerusalem itu, merupakan bagian dari 100 artefak sejenis dari zaman pemerintahan Raja Nebuchadnezzar.

Tablet-tablet tersebut berisi catatan lengkap dari transaksi dan surat kontrak yang ditulis oleh orang-orang Yahudi, yang diduga dipaksa keluar dari Jerusalem oleh Raja Nebuchadnezzar pada sekitar 600 SM.

Ahli arkeologi yang berkesempatan berkunjung dan meneliti tablet-tablet tersebut dua tahun yang lalu, mengaku tercengang dan takjub. Tablet-tablet tersebut adalah milik kolektor asal Israel yang berpusat di Inggris.

" Kami seperti mendapat jackpot. Kami mulai membaca tablet-tablet tersebut. Dalam hitungan menit kami benar-benar tercengang," kata Filip Vukosavovic, seorang ahli di Babylon, Sumeria dan Asyur yang menjadi kurator pameran di Bible Lands Museum Yerusalem.

Menurut Vukosavovic, tablet-tablet itu seolah telah mengisi kekosongan tentang kehidupan sehari-hari masyarakat Yahudi di Babylon lebih dari 2.500 tahun yang lalu.

Nebuchadnezzar adalah seorang penguasa yang kuat di zamannya. Ia biasa datang ke Yerusalem untuk memperluas wilayah kekuasaannya. Setiap kali ia datang, ia akan memaksa atau mendorong ribuan Yahudi untuk meninggalkan Yerusalem.

Setelah meninggalkan Yerusalem pada 587 SM, sekitar 1.500 Yahudi menyebar ke berbagai wilayah subur di Babylon melalui Lebanon dan Suriah. Mereka berdagang, menjalankan bisnis dan menjadi pegawai kerajaan.

" Mereka adalah orang merdeka, tidak menjadi budak. Nebuchadnezzar bukan raja yang kejam seperti yang digambarkan. Dia tahu dia butuh orang-orang Yahudi untuk mengembangkan ekonomi Babylon yang tengah terpuruk," tambah Vukosavovic.

Tablet, masing-masing tertulis dalam huruf Akkadia, merinci perdagangan buah-buahan dan komoditas lainnya, pembayaran pajak, hutang-hutang dan akumulasi kredit.

Tulisan seperti paku itu merupakan salah satu sistem tulisan yang paling awal dikenal.

Vukosavovic menggambarkan tablet-tablet tersebut telah menjawab teka-teki yang selama 2.500 tahun tidak terungkap.

(Ism, Sumber: Daily Mail)

Beri Komentar