Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Arkeolog Israel Temukan Batu Kuno (NBC News)
Dream - Tim arkeolog Israel mengklaim telah menemukan batu besar dengan ukiran Latin pada Selasa pekan ini. Batu itu diyakini bisa mengungkap alasan kaum Yahudi memberontak pada kekuasaan Romawi hampir 2.000 tahun yang lalu. Dari tulisan pada batu itu, para arkeolog yakin kaum Yahudi memberontak karena perlakuan semena-mena Romawi.
Sebagaimana dikutip Dream dari laman Huffington Post, Rabu 22 Oktober 2014, Otoritas Kepurbakalaan Israel mengatakan batu yang ditemukan di luar Kota Tua Yerusalem itu menuliskan nama Kaisar Romawi, Hadrian, dan tahun kunjungannya ke Yerusalem.
Kunjungan Kaisar Romawi itu terjadi beberapa tahun sebelum terjadi pemberontakan Bar Kochba pada abad ke-2 Masehi, yang berakhir dengan kegagalan. Tulisan pada batu tersebut juga mencatat Legiun Kesepuluh Roma juga hadir di Yerusalem saat terjadi pemberontakan.
Penyebab pemberontakan Yahudi --yang mengakibatkan pengusiran mereka-- hingga kini masih diperdebatkan. Masih menjadi rahasia besar. Tidak jelas apakah mereka memberontak karena rasa ingin merdeka atau karena terprovokasi tindakan Romawi yang keras. Namun, keberadaan legiun Romawi itu akan menguatkan dugaan pada alasan yang terakhir.
Kaisar Hadrian memiliki catatan sangat hitam dalam sejarah Yahudi. Kaisar ini dicerca karena dianggap memerintahkan penganiayaan orang-orang Yahudi dan memaksa mereka untuk meninggalkan agama mereka.
Selain dari catatan Yahudi, sejarah pemberontakan Bar Kochba juga diketahui dari karya-karya sejarawan Romawi, Cassius Dio, yang menyebutkan bahwa Hadrian mengunjungi Yerusalem pada 129 M, tiga tahun sebelum pemberontakan meletus. (Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan