Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (foto: Shutterstock.com)
Dream – Nabi Muhammad memiliki kebiasaan yang cukup unik saat berangkat dan pulang dari lokasi sholat Ied. Nabi Muhammad memilih jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari sholat.
Dalam hadis yang diriwayatkan Bukhori, Jabir berkata, “ Jika hari raya Ied tiba, Nabi Muhammad biasa menempuh jalan lain (ketika berangkat dan pulang)”
Beberapa ulama berpendapat, upaya Nabi Muhammad memilih jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang, agar orang-orang yang menempuh kedua jalan itu dapat mengucap salam kepada orang yang tinggal di sekitar jalan itu.
Sementara itu, ada ulama yang berpendapat dua jalan itu agar umat Muslim dapat menunaikan keperluan mereka pada tiap-tiap jalan.
Selain itu, ada pula yang berpendapat dua jalan itu agar umat Muslim mendapat keberkahan yang berbeda dari dua jalan tersebut. Adapula yang berpendapat, dua jalan itu dipilih sebagai cara syiar Islam.
Dalam kita Zaadul Ma’aad, pendapat para ulama itu benar. Tetapi, Imam an-Nawawi punya pendapat lain.
Dia menyarankan, “ Apabila sebabnya (hikmah) tersebut tidak diketahui, maka sudah sepatutnya untuk (tetap) mengikuti sunnah Rasul. Wallaahualam.”
Mengenai perkara ini, ada dua catatan yang diambil Syeikh Ali bin Hasan dan Syeikh Salim bin ‘Ied al-Hilali dalam Meneladani Rasulullah dalam Berpuasa dan Berhari Raya.
Pertama, dalam kitab Syarhus Sunnah, Imam al-Baghawi berkata, “ Disunnahkan bagi umat Islam untuk berangkat ke tempat pelaksanaan sholat (tanah lapang) setelah sholat Subuh untuk mengambil tempat dan mengumandangkan takbir."
Kedua, diriwayatkan at-Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Ali, “ Yang termasuk sunnah adalah berangkat ke tempat pelaksanaan sholat Ied (tanah lapang) dengan berjalan kaki.”
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya