Jadi Moderat, Saudi Gelar Konferensi Ahlus Sunah Wal Jamaah

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 9 November 2017 16:29
Jadi Moderat, Saudi Gelar Konferensi Ahlus Sunah Wal Jamaah
Kerajaab Arab Saudi melirik Sunni sebagai mazhab solusi penyelesaian konflik di negara-negara Arab dan Islam.

Dream - Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz, benar-benar ingin mengubah pandangan Islam yang dianut kerajaannya. Dia berencana menggelar konferensi internasional untuk mengkonsolidasikan Kerajaan dengan kelompok Sunni Islam.

Dikutip dari alriyadh.com, konferensi tersebut merupakan upaya Saudi untuk beralih kepada paham Ahlus Sunah Wal Jamaah atau dikenal dengan aliran Sunni. Paham ini, yang dikenal moderat, diyakini sebagai pendekatan efektif untuk mencari jalan keluar atas persoalan yang melanda negara-negara Islam.

Konferensi tersebut bakal digelar pada Jumadil Akhir 1438 Hijriyah atau Februari 2018. Universitas Islam Muhammad Bin Saud ditunjuk sebagai panitia penyelenggara konferensi ini.

Rektor Universitas Islam Muhammad Bin Saud yang juga ilmuwan senior, Abdullah bin Abi Al Khail, mengaku bangga dan berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh Kerajaan atas penyelenggaraan konferensi ini.

Abi Al Khail menyatakan, mandat tersebut merupakan perwujudan komitmen Saudi untuk melibatkan akademisi dalam membahas langkah-langkah strategis.

Menurut dia, konferensi ini bertujuan menjelaskan paham Ahlul Sunnah Wal Jamaah serta karakteristiknya. Selain itu juga untuk menunjukkan karakter Kerajaan Saudi yang menjunjung tinggi persatuan, mencegah perpecahan, dan menyebarkan Islam yang sejati.

Konferensi ini akan membahas sejumlah topik seperti peran Kerajaan Saudi di antara komunitas negara-negara Arab dan Islam terkait perjuangan Muslim Palestina dan Masjidil Aqsa. Selain itu, isu seputar terorisme juga akan dibahas dalam konferensi ini.

Selama ini, Kerajaan Saudi dikenal menganut paham Wahabi. Karakter paham ini begitu ketat menjalankan aturan alias konservatif

Beri Komentar