Foto: Shutterstock
Dream - Akupuntur seringkali dikaitkan dengan jarum. Sehingga, banyak yang mengira bahwa prosedur ini tidak bisa dilakukan ketika kondisi tubuh sedang rentan terhadap sesuatu, seperti saat hamil.
Padahal, akupuntur dapat mengatasi mual saat hamil dan melancarkan ASI. " Prosedur ini bisa dilakukan untuk membantu beberapa problem seperti mual, muntah, pegal dan lain-lain. Mulai dari program hamil, menyusui maupun setelah hamil," ungkap Spesialis Akupuntur, Hetty di Klinik Sakti Medika, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Melakukan perawatan akupuntur bisa menekan rasa mual, menyeimbangkan hormon serta menenangkan ibu hamil. " Sistem saraf pusatnya akan diatur dan menjaga keseimbangan hormonal" .
Sedangkan untuk memperlancar ASI, akupuntur akan mempengaruhi hormon prolaktin dan oksitosin dengan melakukan penekanan di beberapa titik.

" Air susu ibu dipengaruhi oleh hormon prolaktin dan oksitosin. Jadi, akupuntur akan mempengaruhi hormon tersebut dengan melakukan penekanan di beberapa titik seperti tulang dada, ada yang di kaki, tangan maupun di dekat kuku jari," katanya.
Karena terapi tersebut perlu dilakukan berkala, dokter atau terapis akan memberikan pelatihan akupresur agar ibu hamil bisa melakukannya di rumah.
" Mual muntah itu sering banget terjadi, jadi bisa diajarkan akupresur supaya bisa terapi di rumah. Nggak harus setiap mual muntah ke dokter," pungkasnya.
Advertisement

Kopi Tak Selalu Bikin Susah Tidur, Tapi Diam-Diam Bisa Mengurangi Kualitas Tidur

Mengapa Kalimantan Dikenal sebagai Borneo? Ternyata Berkaitan dengan Brunei

Naik Tipis di Sesi Pembukaan, IHSG Sempat Longsor di Bawah Level 6.000 Paska Reshuflfe Kabinet

Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Minum Cuka Apel Setiap Hari?

7 Barang di Dapur yang Sering Dipakai tapi Diam-Diam Bisa Berdampak pada Kesehatan

Lutut Sering Berbunyi Krek-Krek? Ini 4 Penyebab yang Perlu Diketahui

10 Kesalahpahaman tentang Dinosaurus yang Selama Ini Dianggap Benar