Asah Daya Ingat Anak dengan 4 Langkah Ini

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 2 Maret 2020 10:02
Asah Daya Ingat Anak dengan 4 Langkah Ini
Coba lakukan secara rutin pada buah hati.

 

Dream - Banyak cara untuk membuat si kecil mudah mengingat. Orangtua bisa membantunya. Terutama jika anak kerap mengalami kesulitan dalam mengingat arah, tempat, atau sering lupa.

Untuk mengasah daya ingat anak, cobalah berikan stimulasi yang tepat. Ada 4 hal yang bisa dilakukan di rumah. Apa saja?

Pengulangan
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Kent State University menyimpulkan bahwa memori akan bekerja lebih baik bila dilakukan pengulangan.

Contohnya, ulangi urutan nomor seperti 1,3,5,9,7 kepada anak. Kemudian tanyakan kembali nomor berapa setelah angka tiga. Serta, dapat memperluas urutan angka dari jawaban sang anak. Ulangi tes ini terus-menerus agar anak dapat mempertahankan infomasi jangka pendek dan panjang.

 

1 dari 5 halaman

Keterampilan visual

Keterampilan visual © Dream

Mengajarkan keterampilan visualisasi dapat membantu meningkatkan memori kerja anak. Dorong anak untuk memvisualisasikan apa yang baru saja ia lihat dan dengar. Contohnya, mintalah anak menggambar lingkungan sekitarnya atau mendeskripsikannya secara detail.

 

2 dari 5 halaman

Menceritakan hal di sekolah

Menceritakan hal di sekolah © Dream

Orangtua bisa memintanya menjelaskan pelajaran atau permainan apa yang dilakukan di sekolah. Siapa nama teman dari kelas lain, gurunya mengenakan baju warna apa, siapa yang tidak masuk atau pertanyaan lain yang memancingnya untuk mengingat detail.

 

3 dari 5 halaman

Bermain kartu

Bermain kartu © Dream

Permainan kartu seperti UNO akan meningkatkan memori kerja anak. Permainan ini akan membiarkan anakmu mengingat aturan permainan serta dapat mengingat kartu apa yang ia miliki dan mana kartu lain yang telah dimainkan.


Laporan Anisha Saktian Putri/ Sumber: Fimela.com

4 dari 5 halaman

Sering Main di Luar Rumah, Bikin Emosi Si Kecil Lebih Sehat

Sering Main di Luar Rumah, Bikin Emosi Si Kecil Lebih Sehat © Dream

Dream - Banyak orangtua yang khawatir jika anak-anaknya bermain di luar rumah. Takut anak terjatuh, terpapar bakteri atau mungkin diganggu orang jahat.

Penting diketahui kalau anak di bawah usia 10 tahun sangat membutuhkan aktivitas fisik di luar rumah. Bisa dengan bermain sepeda, lari-larian, main bola atau sekadar bermain di taman.

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan agar anak-anak main di luar rumah atau di taman minimal satu jam sehari.

Main di luar sangat penting untuk kesehatan fisik dan emosional anak. Ada banyak sekali manfaat yang didapatkan si kecil jika main di luar rumah setiap hari.

Apa saja?

Menumbuhkan Gaya Hidup Aktif

Kebiasaan yang dipelajari di masa kanak-kanak seringkali adalah kebiasaan yang dibawa sampai dewasa. Anak aktif lebih mungkin menjadi orang dewasa aktif. Jadi mulailah sejak dini. Biasakan anak untuk selalu aktif secara fisik. Hal ini akan sangat berdampak pada kesehatan fisiknya kelak dan juga emosinya.

 

 

5 dari 5 halaman

Membangun Koordinasi Tangan dan Mata

Membangun Koordinasi Tangan dan Mata © Dream

Bermain di luar juga membantu anak-anak menyempurnakan gerakan kecil yang membantu tugas-tugas seperti menulis, menggambar, berolahraga, dan banyak lagi. Kemampuan motorik halus akan sangat terbantu jika anak banyak melakukan aktivitas fisik dan bermain di luar.

 Membangun Keterampilan Sosial 

Salah satu manfaat bermain di luar untuk anak-anak prasekolah, khususnya, adalah mengembangkan keterampilan sosial. Anak-anak pada usia ini sering baru mulai belajar tentang cara berinteraksi dengan orang lain dan perilaku yang pantas secara sosial. Bermain di luar memberikan kesempatan untuk melatih keterampilan seperti bergiliran, berbagi, dan kerja tim dalam suasana yang menyenangkan.

Sumber: CafeMom

Beri Komentar