Basic Skincare untuk Bayi, Biar Selalu Mulus dan Sehat

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 20 November 2022 06:00
Basic Skincare untuk Bayi, Biar Selalu Mulus dan Sehat
Perlu 2-4 tahun agar kulit bayi mengalami masa pematangan.

Dream - Karakteristik kulit bayi sangat berbeda dengan kulit orang dewasa. Lebih tipis, sensitif, dan sangat mudah kering serta iritasi. Perlu 2-4 tahun agar kulit bayi mengalami masa pematangan.

Selama fase tersebut, kulit bayi rentan mengalami masalah dari faktor eksternal seperti cuaca, obat topikal, dan iritasi lainnya. Untuk itu penting bagi ayah dan bunda untuk memperhatikan kesehatan kulit si kecil.

Ada beberapa perawatan dasar kulit (basic skincare) untuk bayi yang wajib diketahui.

Mandikan jangan terlalu lama

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan untuk memandikan bayi dengan cara membasuh menggunakan spons basah. Barulah setelah tali pusar bayi putus, bayi bisa dimandikan menggunakan air secara langsung.

Orang tua bisa memandikan bayi dengan menggunakan bak mandi bayi yang diisi dengan sekitar 2 inci air suam-suam kuku. Kemudian basuh bayi menggunakan kain untuk membersihkan area yang perlu dibersihkan. Setelah itu, selimuti dengan handuk dan tepuk kering bayi dengan lembut.

Frekuensi memandikan bayi tergantung kebutuhan. Hal yang terpenting adalah kulit bayi tidak kering. Perlu diingat untuk tidak terlalu lama memandikan bayi, maksimal 10 menit serta tidak menggunakan sabun setiap hari agar kulitnya tak kering.

 

1 dari 5 halaman

Perawatan area intim dan paha

Salah satu masalah yang sering dialami bayi adalah ruam, yaitu kemerahan di area kulit yang terkena popok. Ditandai dengan kulit kemerahan atau iritasi. Hal ini terjadi karena kulit bayi terlalu lama terpapar popok yang kotor, ataupun dampak kekeringan akibat penggunaan sabun.

Untuk mencegahnya, pastikan untuk mengganti popok bayi secara rutin, terutama jika bayi sedang diare atau lebih sering buang air kecil. Kemudian bersihkan area popok menggunakan produk lembut, seperti tisu basah tanpa alkohol. Aplikasikan krim lembut anti iritasi secara rutin.

bayi© Shutterstock

Cuaca
Perhatikan cuaca di luar sebelum membawa bayi ke luar rumah, karena cuaca yang ekstrem dapat mempengaruhi kulit bayi. Pastikan untuk melindungi kulit bayi dari paparan sinar matahari langsung, terutama yang berumur kurang dari 6 bulan. Bisa dengan pakaian atau sunscreen khusus bayi.


Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita/ Sumber: Parents

2 dari 5 halaman

4 Barang yang Sering Digunakan Bayi Tapi Ternyata Berbahaya

Dream - Produk-produk untuk memudahkan orangtua dalam mengurus bayi dan balita kini banyak sekali bermunculan. Sebagai orangtua, penting untuk menyeleksi produk yang akan dibeli, apakah aman atau tidak untuk si kecil.

Beberapa produk yang dulu lazim digunakan bayi, ternyata saat ini sudah dilarang. Hal tersebut karena muncul banyak laporan insiden kecelakaan atau bahkan kematian bayi karena penggunaannya.

Apa saja produk tersebut?

4 Barang yang Sering Digunakan Bayi Tapi Ternyata Berbahaya© MEN

Baby Walker
Baby walker merupakan alat yang digunakan untuk membantu bayi belajar berjalan. Penggunaannya telah lama dilarang di berbagai negara. Banyak laporan kasus bayi yang tersandung barang-barang yang bisa berbahaya seperti tangga, kompor, atau barang-barang listrik. Hal ini karena kaki bayi tidak cukup kuat untuk memegang roda kecil alat bantu jalan, yang akhirnya membuat roda berputar di luar kendali.

 

3 dari 5 halaman

Tirai di Atas Boks

Penutup boks© Shutterstock

Tenda atau atau jaring tenda tempat sering digunakan untuk melindungi bayi dari gigitan serangga, nyamuk, atau hewan kecil yang mungkin masuk. Sayangnya, kawat pada jaring tersebut bisa berdampak bahaya bagi bayi.

Kawat peyangganya cenderung mudah terlipat dengan cepat dan kencang. Bila jatuh dan menutup bayi, bisa membuatnya terlilit dan kehabisan napas. Jadi, barang ini sangat tak direkomendasikan.

 

4 dari 5 halaman

Botol plastik kualitas rendah

Botol Susu Bayi Beraroma Tak Sedap? Bersihkan dengan Cara Ini© MEN

Dulu, banyak sekali dijual botol susu dengan harga sangat murah yang kualitas dan keamanannya tak bisa dipertanggungjawabkan. Botol tersebut biasanya mengandung zat BPA (Bisphenol A), membantu mengeraskan plastik.

Belakangan diketahui bahwa BPA dapat menyebabkan masalah perkembangan yang serius pada bayi. Hal tersebut mengakibatkan penggunaan BPA pada semua produk bayi dilarang di negara-negara besar di dunia.

5 dari 5 halaman

Penutup slide boks bayi

Pelapis Boks Bayi Kini Dilarang di Amerika, Seberapa Bahaya?© MEN

Boks bayi memiliki fitur penutup di bagian sampingnya yang dapat digeser ke atas dan ke bawah. Rupanya hal itu tak direkomendasikan. Saat tersenggol atau tak terkunci dengan baik bisa menurun dan terbuka dan membahayakan bayi. Belum lagi risiko kaki atau tangan bayi terjepit. Bok bentuk ini juga tak direkomendasikan.

Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita/ MomJunction

Beri Komentar