Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Orangtua sering mengeluh tentang berkurangnya nafsu makan pada anak-anak mereka. Hal ini sangat umum bagi anak antara usia dua dan lima tahun. Jika terus tejadi, tentu saja menyebabkan kekhawatiran orangtua.
Sebenarnya, jika anak memiliki berat dan tinggi badan normal untuk usianya, tidak perlu hawatir. Beberapa anak dengan tubuh kecil mungkin memiliki kebutuhan makanan yang lebih sedikit dan hal itu membuat nafsu makannya lebih rendah. Bila nafsu makan anak menurun disertai berat badan yang juga menuru drastis hal ini harus diwasapadai.
Bisa jadi ada masalah pada kesehatannya atau kondisi psikologisnya. Untuk lebih waspada, ketahui penyebab umum anak-anak kehilangan nafsu makan.
© Dream
Perubahan pertumbuhan dapat menyebabkan penurunan nafsu makan pada anak-anak. Selama tahun pertama, anak-anak tumbuh dengan cepat. Tetapi setelah itu, pertumbuhan melambat, dan mereka mungkin makan lebih sedikit. Selama periode ini, penurunan nafsu makan sangat normal. Faktanya, pada tahun kedua kehidupan, anak-anak hanya perlu naik berat badan sekitar 2,3kg dengan kenaikan tinggi 12 cm. Padahal di tahun pertama butuh naik 7 kg dan tinggi 21 cm.
© Dream
Penyakit sering dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan yang signifikan pada anak-anak. Jika anak menderita sakit tenggorokan, flu perut, diare, sakit kepala, demam, atau gejala lainnya, maka mereka mungkin makan lebih sedikit dari yang biasanya mereka lakukan.
Saat penyakitnya mereda, nafsu makannya akan kembali normal. Carilah menu yang berkuah dan hangat untuk si kecil saat sakit. Biasanya mereka sangat menyukainya.
© Dream
Stres dapat memiliki banyak efek negatif, termasuk kehilangan nafsu makan, pada anak-anak. Jika endapati anak Anda kehilangan minat untuk makan atau sulit tidur, maka mereka mungkin menderita stres.
Stres pada anak bisa dipicu banyak hal. Misalnya masalah pertemanan di sekolah, baru pindah ke lingkungan baru, kondisi keluarga yang bermasalah atau bisa juga karea pelajaran di sekolah.
© Dream
Beberapa jenis obat bisa memicu masalah pencernaan. Salah satunya antibiotik. Jika anak sedang menjalani terapi antibiotik baru-baru ini, nafsu makan mereka mungkin terpengaruh. Beberapa obat lain juga dapat memengaruhi nafsu makan. Selalu konsultasikan dengan dokter efek samping yag mungkin timbul pada obat yang diberikan untuk anak.
Sumber: Momjunction
Advertisement