Anak Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga (Foto: Shutterstock)
Dream - Bagi Anda yang sudah memiliki anak usia TK atau sekolah dasar, cobalah untuk selalu melibatkan mereka dalam hal pekerjaan rumah tangga. Mungkin bisa memberikan pekerjaan yang ringan, seperti menaruh pakaian kotor di mesin cuci, melipat pakaian atau membereskan sepatu dan sandal.
Lalu untuk anak yang lebih besar, bisa mulai diajarkan mencuci piring, menyapu atau mengepel lantai serta pekerjaan rumah tangga lain. Terlibatnya anak dalam pekerjaan rumah tangga ini memang bisa membuat kondisi rumah jadi lebih rapi, pekerjaan rumah pun jadi terasa ringan. Tapi ternyata efeknya secara jangka panjang jauh lebih baik.
" Dengan memberi tanggung jawab mereka untuk melakukan pekerjaan rumah tangga, anak-anak akan tahu kalau di kemudian hari mereka harus bekerja untuk kehidupannya," ungkap Julie Lythcott-Haims, penulis buku How to Raise an Adult.
Dengan memberikan pekerjaan rumah dan membuatnya bertanggung jawab untuk menyelesaikannya ternyata akan berdampak pada daya 'tahan bantingnya' kelak. Anak-anak yang diberi pekerjaan rumah, menurut penelitian yang dilakukan tim dari Harvard, cenderung sukses di kemudian hari.
" Jika anak tak cuci piring pasti ada orang yang mencuci piring untuknya. Mereka juga tak tahu kalau tak cuci piring berarti tak ada piring bersih yang bisa dipakai. Hal-hal ini yang mungkin dianggap sepele tapi dari pekerjaan rumah sebenarnya anak belajar banyak, mulai dari tanggung jawab, empati, etos kerja serta kerja sama," ujar Julie.
Menurut Julie, anak yang terbiasa melakukan pekerjaan rumah dan merasa bertanggung jawab mempunyai insting lebih baik ketika mereka dewasa dan berada di lingkungan pekerjaan. Hal ini akan memicu mereka jadi lebih sukses.
" Anak-anak terbiasa di rumah melakukan hal yang berdampak pada seluruh anggota keluarga, sehingga ketika mereka berhadapan dengan komunitas dan lingkungan kerja maka insting itulah yang akan muncul. Melakukan pekerjaan dengan baik, yang berdampak positif bagi dirinya dan sekelilingnya seperti biasa ia dibesarkan," ungkap Julie.
Anak-anak ini juga lebih memiliki empati yang lebih dengan meringankan pekerjaan orang lain, lebih mudah diajak bekerja sama dan berkomunikasi. Julie pun menyarankan untuk meberi 'tugas' sedini mungkin karena jauh lebih baik untuk perkembangan mental anak.
Jadi, jangan segan untuk memberikan pekerjaan rumah tangga untuk si kecil. Libatkan mereka untuk menjaga rumah dan kenyamanan seluruh anggota keluarga karena efeknya begitu luar biasa untuk masa depannya kelak.