Dream - Banyak yang menganggap pekerjaan sebagai seorang pelawak dan komedian adalah pekerjaan yang mudah.
Namun tahukah Anda, meski pandai menghibur orang banyak, profesi pelawak dan komedian disebut-sebut sebagai salah satu profesi yang berpotensi tinggi untuk meninggal dunia pada usia muda.
Menurut hasil penelitian Dokter Gil Greengross, seorang psikolog dan antropolog dari Universitas New Mexico, Amerika Serikat, pelawak biasanya menderita berat badan berlebihan, gemar merokok dan berisiko dengan penyakit kardiovaskular atau jantung.
Ini karena pelawak atau komedian dikatakan sebagai orang yang gemar mengabaikan kesehatan diri sendiri. Mereka juga berpotensi mengadopsi gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, minum alkohol dan mengonsumsi obat-obatan yang dilarang.
Bahkan, jika mereka didiagnosis dengan penyakit, mereka sering menunda memeriksakan diri ke dokter yang pada akhirnya malah merugikan kesehatan mereka sendiri.
Para ahli berspekulasi pelawak merasa penyakit justru memberikan tekanan luar biasa sehingga mereka tidak lagi mampu menghibur dan membuat para penonton tertawa. Mereka pun seolah memiliki kesan menolak penyakit yang diderita.
Selain pelawak, penelitian itu juga menemukan golongan penghibur seperti penyanyi, aktris dan penari juga termasuk dalam kategori mereka yang tidak memiliki umur yang panjang.
Namun, apa pun pekerjaan kita, kita harus selalu menjaga kesehatan diri sendiri. Mengadopsi gaya hidup sehat serta menghindari tekanan mental bisa menghindarkan dari berbagai penyakit yang berisiko.
(Sumber: mynewshub.cc)
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah