Pasha Dituduh Tak Becus Tangani Korban Gempa, Adelia Meradang

Reporter : Amrikh Palupi
Kamis, 4 Oktober 2018 15:12
Pasha Dituduh Tak Becus Tangani Korban Gempa, Adelia Meradang
Adelia langsung menumpahkan kekesalannya

Dream - Gempa 7,4 Skala Richter yang mengguncang Donggala dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah dan sekitarnya menewaskan 1.424 orang.

Di tengah usaha bersama pemerintah Kota Palu mengupayakan segala cara untuk bangkit dari keterpurukan, masih ada orang-orang yang membuat provokasi.

Hal itu yang membuat geram Adelia Wilhelmina, istri Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said alias Pasha 'Ungu'.

Wanita kelahiran Bandung, Jawa Barat itu menumpahkan kekesalannya di insta stories akun instagramnya.

Di sini kita semua korban, tapi kenapa orang malah anarkis dan membuat kabar-kabar yang memprovokasi. Kita dapat cobaan, tapi ini kehendak Allah,” tulis Adelia dalam insta stories yang diunggah Rabu, 3 Oktober 2018.

Ia juga kecewa kepada orang-orang yang menyebut kinerja sang suami bersama pemerintah Palu tidak cepat tanggap menghadapi musibah ini.

 Cupilkan instastory Adelia Wilhelmina

“ Sampai orang-orang bilang pemerintah kota Palu tidak bergerak. Saya istrinya, mendampingi dan melihat sendiri kita semua bekerja,” tulisnya.

Adelia memohon agar semua orang bisa bersikap lebih manusiawi ketika mengkritik kinerja pemerintah Kota Palu, khususnya kepada Pasha.

Menurutnya, seluruh korban termasuk dirinya dan sang suami, sama-sama merasakan penderitaan seperti kelaparan dan kehausan.

Di akhir tulisannya, Adelia menegaskan ia dan sang suami tidak lari dari permasalahan bencana yang sedang menimpa daerah Palu. Bahkan, untuk menemani sang suami, Adel harus rela meninggalkan anak-anaknya di Bogor.

“ Saya juga ninggalin anak-anak di Bogor. Saya bertahan di sini karena kita semua tidak lari."

Melalui unggahan Pasha dan Adelia, terlihat beberapa kali mereka menunjukkan rasa peduli kepada para korban, sampai-sampai kedua pasangan tersebut pernah terlihat tidur bersama para korban di sebuah pengungsian.

1 dari 5 halaman

Warga Kelaparan dan Kehausan Hingga Marah-marah, Pasha Ungu Minta Adelia Pulang Tinggalkan Palu

Dream - Gempa susulan terus terjadi di Palu dan Donggala. Kondisi ini membuat warga panik dan berhamburan mencari tempat yang aman. Hal itu dirasakan istri dari Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin Said alias Pasha 'Ungu', Adelia Wilhelmina.

Dalam unggahan terbaru instastory di akun Instagram, Adelia mengungkap kondisi terkini yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah. Masyarakat di sana mulai marah karena lapar dan haus yang melanda.

Baca juga: Tidur di Pengungsian Adelia Istri Pasha Ungu Menangis Minta Tolong

" Di sini keadaan mulai tidak kondusif. Masyarakat mulai marah-marah mungkin dampak dari mereka kelaparan dan kehausan. Kami sudah berusaha sebaik mungkin, kita sama-sama berjuang di sini dan juga korban. Mudah-mudahan masyarakat bisa meredam dan jangan berbuat kerusuhan," tulis Adelia Wilhelmina di akun Instagram, Selasa 2 Oktober 2018.

  Cupilkan instastory Adelia Wilhelmina

Di postingan berikutnya, kata Adelia, selama beberapa hari terakhir mulai banyak pesawat kecil yang ditugaskan mengevakuasi pengungsi. Dan sang suami, sudah meminta Adel pergi dari kota Palu. Namun ia merasa berat hati meninggalkan Pasha sendiri.

  Cupilkan instastory Adelia Wilhelmina

" Hari ini sudah ada pesawat kecil yang beroperasi dan banyak penerbangan. Suami suruh aku untuk pulang tapi berat hati ini. Kasihan suamiku," ujar Adel.

2 dari 5 halaman

Detik-detik Perjuangan Pasha Ungu dan Istri Selamatkan Diri dari Tsunami

Dream - Saat gempa disusul tsunami Palu, Pasha dan Adelia menjadi salah satu korban bersama puluhan ribu warganya.

Kakak Pasha Ungu, Rully menceritakan perjuangan adiknya bersama sang istri menyelamatkan diri dari gempa dan tsunami Palu. Keduanya sempat melarikan diri ke dataran tinggi sebelum tsunami terjadi.

" Pasha dan Adelia ke daerah dataran tinggi waktu ada gempa dan tsunami. Jadi waktu ada info gempa, Pasha langsung menjauhi area pantai bersama Adelia" kata Rully.

Keduanya berhasil selamat usai menaiki sebuah jembatan dan berlari ke dataran tinggi saat ombak tsunami menerjang.

Pasha memang sempat berada di kawasan pantai, karena memang jadwalnya untuk meninjau persiapan acara ulang tahun Kota Palu.

Usai kejadian Pasha dan Adelia memang sulit dihubungi lantaran jaringan komunikasi ke Palu mendadak susah.

3 dari 5 halaman

Video Pasha Solat di Masjid Apung Sebelum Tsunami Bikin Merinding

Dream Masjid Arkam Bab Al Rahman biasa disebut Masjid Apung yang terletak di Teluk Palu, Sulawesi Tengah, tak luput dari terjangan tsunami. Gempa 7,4 skala Richter yang berpusat di Donggala pada Jumat 28 September 2018 membuat masjid apung itu terbenam hampir sebagian. 

Meski terlihat mengalami kerusakan, masjid itu terlihat masih kokoh berdiri. Foto dari udara menunjukkan masjid itu separuh terendam air setelah terjadi tsunami.

Tak jelas, apakah tiang-tiang penyangga bangunan itu masih utuh atau roboh. Yang jelas, jembatan yang menghubungkan masjid itu dengan daratan sudah tidak terlihat lagi.

Meski bukan masjid apung pertama di Indonesia, masjid ini sudah menjadi salah satu ikon ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah.

Dibangun di perairan Teluk Palu, masjid ini berada di garis pantai 43 km dengan luas 10.066 hektare. Pilar-pilarnya sendiri tertancap di kedalaman 10 meter dengan penyangga 25 pilar.

Mesjid itupun kerap dipakai solat sejumlah pejabat pemerintahan di Kota Palu. Tak terkecuali Sigit Purnomo Said, karib disapa Pasha yang saat ini menjabat Wakil Walikota Palu.

4 dari 5 halaman

Posting Video Sebelum Peristiwa

Hal ini diketahui dari postingan Instagram Pasha pada 26 September 2018. Dua hari sebelum bencana yang menewaskan 800 orang lebih itu.

Dalam video yang diunggah, vokalis band Ungu ini terlihat sedang menunaikan ibadah sholat magrib berjamaah di masjid apung.

Video itu juga diposting bertepatan dengan hari ulang kota Palu yang ke-40. Namun musibah memang tak pernah ada yang tahu.

Sehari setelah merayakan ulang tahun ke-40, masyarakat Palu justru harus berduka lantaran kota tercinta dilanda gempa dan tsunami.

Video itu menjadi ramai diperbincangkan netizen. Apalagi video itu dilatarbelakangi lagu `Kabut` milik Ebiet G Ade. Video itupun panen doa dan komentar warganet antara lain: 

" Semoga saudara kita di Palu Allah berikan ketabahan dan kekuatan..amiin," Tulis akun @ariff_gee.

" Denger lagunya merinding,, dng kejadian hari ini."  Tulis akun @ferdiuzer.

5 dari 5 halaman

Lihat Videonya

Berikut video Masjid Apung sebelum gempa besar yang melanda kota Palu. 


(ism, Sumber: Instagram.com/pashaungu_vm)

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya