Berbaju Oranye, Galih, Rey, dan Pablo Dijebloskan ke Tahanan

Reporter : Nur Ulfa
Jumat, 12 Juli 2019 12:50
Berbaju Oranye, Galih, Rey, dan Pablo Dijebloskan ke Tahanan
Galih Ginanjar, Rey Utami, dan pablo Benua, digelandang ke Rumah Tahanan Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Dream - Penyidik Polda Metro Jaya resmi menahan tiga tersangka kasus 'ikan asin'. Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Putera Benua, digiring ke rumah tahanan Polda Metro. 

" Setelah melakukan pemeriksaan penyidik mendapat surat perintah penahanan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro, Komisaris Besar Argo Yuwono, di kantornya, Jakarta, Jumat 12 Juli 2019.

 rey utami

Foto : Nur Ulfa/Dream

Sebelum ketiga tersangka dijebloskan ke tahanan, mereka harus menjalani pemeriksaan kesehatan di Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro.

Setelah pemeriksaan kesehatan itulah, Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua, digelandang ke Rumah Tahanan Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Mereka akan ditahan selama 20 hari ke depan.

 pablo benua

Foto : Nur Ulfa/Dream

" Jadi, mulai hari ini, penyidik resmi mengeluarkan surat perintah penahanan untuk ketiga tersangka," tutur Argo.

 

1 dari 5 halaman

Kondisi Terkini Galih Ginanjar

Dream - Sudah lebih dari 24 jam tersangka kasus Ikan Asin, Galih Ginanjar menginap di tahanan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. Bagaimana kondisi mantan suami Fairuz A Rafiq itu? 

 galih ginanjar

Foto : Nur Ulfa/Dream

" Alhamdulillah sehat cuma kurang tidur aja," kata Kumalasari saat di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Juli 2019.

Memang kata Kumala, selama berada di Polda Metro Jaya Galih terus menjalani pemeriksaan. Jadi, menurut Kumalah, suami sirinya itu memang kurang istirahat. 

" Ruangannya terbatas, enggak bebas. Nggak ada tempat tidur juga," tuturnya.

Meski begitu, lanjut Kumalasari, Galih tetap bersikap kooperatif dan terus menjalani proses hukum ini dengan baik.

" Kita tetap menghormati proses hukum ya. Jadi doain aja yang terbaik," imbuhnya.

2 dari 5 halaman

Temuan Mengejutkan Polisi di Rumah Pablo Benua dan Rey Utami

Dream - Penyidik Polda Metro Jaya mengaku tak menemukan barang bukti berupa perlengkapan rekaman milik Rey Utami dan Pablo Putera Benua di kediamannya di Sentul, Jawa Barat. Namun polisi menemukan barang lain yang tak kalah mengejutkan. 

Seperti diketahui, Rey dan Pablo telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus video pencemaran nama baik melalui media sosial. Kasus dengan laporan bernomor LP/3914/7/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus ini diajukan oleh Fairuz A Rafiq dan tenar dikenal sebagai kasus Bau Ikan Asin. 

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Agus Yuwono, menyampaikan, penggeledahan dilakukan tadi pagi sekitar pukul 10 setelah pemeriksaan dipastikan selesai pada dini hari tadi. 

 Unggahan Pablo Benua

" Kita melakukan penggeledahan di rumah Pablo dan Rey di Sentul Bogor," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Juli 2019.

Dalam penggeledahan tersebut, Argo mengungkapkan penyidik tak menemukan satupun barang bukti berupa perlengkapan pembuatan konten Youtube seperi kamera, laptop dan flashdisk.

" Hampir semuanya sudah kosong, artinya seperti yang digunakan untuk perekaman sudah tidak ada," imbuhnya.

3 dari 5 halaman

Puluhan STNK Ditemukan di Rumah Pablo Benua

Namun, penyidik justru menemukan barang lain yang cukup membuat polisi terkejut. Argo mengatakan penyidik menemukan puluhan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di kediaman pasangan muda tersebut.

Puluhan STNK tersebut selanjutnya dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Disreskimum) untuk dilakukan pemeriksaan. 

Hasilnya, Argo menyatakan, terdapat banyak laporkan tentang penipuan dan penggelapan kendaraan dengan terlapor Pablo.(Sah)

 

4 dari 5 halaman

Momen Saat Rey dan Pablo Masuk Mobil Tahanan

Dream - Rey Utami dan Pablo Benua resmi menjadi tersangka terkait kasus ucapan `ikan asin` yang diunggah di Youtube. Dalam video yang beredar di media sosial, keduanya naik ke dalam mobil tahanan.

Farhat Abbas, kuasa hukum Pablo dan Rey, menjelaskan, pasangan ini menaiki mobil tahanan bukan untuk ditahan.

" Nggak ditahan, mereka bilang mau pemeriksaan kesehatan. Ditanya, mau jalan apa naik mobil? Terus disiapkan mobil," kata Farhat, Kamis, 11 Juli 2019.

Farhat mengatakan, Pablo dan Rey menjalani pemeriksaan di Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya.

" Periksa kesehatan di Pusdokkes, muter-muter situ aja. Tujuannya ambil gambar di situ (naik mobil tahanan)," kata dia.

Farhat masih menunggu keputusan polisi mengenai penahanan Rey dan Pablo. Mengingat belum ada 1x24 jam setelah pemeriksaan keduanya sudah ditetapkan menjadi tersangka.

" Belum, ditahan apa nggak tunggu 1x24 jam," ucap dia.

 

5 dari 5 halaman

Galih Ginanjar, Rey Utami, Pablo Benua, Tersangka Kasus Ikan Asin

Dream -  Polda Metro Jaya menetapkan Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua ditingkatkan statusnya dari saksi terlapor menjadi tersangka.

" Sudah ditetapkan jadi tersangka," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Kamis, 11 Juli 2019.

Farhat Abbas, kuasa hukum Rey dan Pablo, mengatakan kliennya ditetapkan menjadi tersangka pada Kamis subuh.

" Iya status naik jadi tersangka, tinggal prosesnya saja 1 x 24 jam," ujar Farhat Abbas saat dihubungi.

Farhat mengatakan, meski sudah ditetapkan jadi tersangka, Galih, Rey, dan Pablo belum ditahan. Hingga kini masih menjalani proses pemeriksaan.

" Belum penahanan ditunggu pemeriksaan dulu," kata dia.

 

Beri Komentar
Mengharukan, Reaksi Gempi Dengar Gading dan Gisel Tidur Bareng Lagi