Eko Patrio (foto : Muhammad Akrom Sukarya/kapanlagi.com)
Dream - Penyebab meninggalnya ibunda Eko Patrio akhirnya diketahui. Lewat sang istri, Viona Rosalina, mertuanya diketahui telah lama mengidap stroke meski sempat membaik usai diperiksa ke rumah sakit.
Menurut Viona, pada Selasa kemarin (30 Oktober 2018) sekitar jam 3 sore, sang mertua yang bernama Jamini binti Sumopardi mengalami serangan jantung sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhirnya.
" Begitu dibawa ke rumah sakit memang kondisinya sudah kurang memungkinkan," kata Viona saat di rumah duka Kawasan Buaran, Jakarta Timur, Selasa 30 Oktober 2018.
Viona menceritkan jika mertuanya sedang perawatan untuk pemasangan ring di jantung. Namun takdir berkata lain. Sebelum menjalani pengobatan, ajal telah terlebih dahulu menjemput Jamini.
" Akhirnya tadi dokter memanggil semua itu, bahwa intinya mudah-mudahan istilahnya kalau ibu membaik mungkin tiga hari bisa ditindaklanjuti, tapi ternyata Tuhan berkehendak lain," ucapnya.
Diungkapkan Viona, sang suami merasa kehilangan sosok ibunya. Sebab, Eko merupakan anak laki-laki satu-satunya dari tiga bersaudara yang memang cukup dekat dengan ibunya.
" Ya mas Eko menangis, merasa sangat kehilangan lah dia," tuturnya.(Sah)
Dream - Eko Patrio tengah berduka. Sang bunda meninggal dunia, Selasa sore 30 Oktober 2018. Kabar itu diketahui dari Metti, salah satu management Ekomando yang menaungi Eko Patrio.
" Iya benar meninggal dunia, ini lagi dibawa ke rumah duka dari rumah sakit," kata Metti saat dihubungi.
Mengenai penyebab meninggalnya, Metti menjelaskan ibunda pria yang memiliki nama lengkap Eko Hendro Purnomo itu mengidap beberapa penyakit.
" Sudah banyak sih sakitnya," imbuhnya.
Metti menambahkan saat ini Eko dan istrinya, Viona tengah sibuk mengurus jenazah ibunda.
" Iya (tidak bisa dihubungi) karena lagi urus administrasi di rumah sakit, masih sibuk" .
Dream - Eko Patrio menjalani hari raya Idul Adha tahun ini dengan pengalaman berbeda. Komedian dan politisi ini harus terpisah jauh dari sang istri, Fiona Rosalina.
Sang istiri diketahui telah 10 hari meninggalkan keluarga karena sedang menunaikan ibadah haji. Kondisi itu membuat Eko hanya bisa merayakan Idul Adha bersama ketiga anaknya.
" Iya jadi udah seminggu istri melaksanakan ibadah haji. Alhamdulilah selalu update, sudah bisa dipanggil bu hajah nih sekarang," kata Eko saat di Kawasan Kalimalang, Jakarta Timur, Rabu, 22 Agustus 2018.
Merayakan hari raya Qurban tanpa didampingi Fiona diakui Eko membuatnya merasa sedih dan kesepian.
" Iyalah sepi banget. Beruntung ditemani anak. Bangun pagi temani anak-anak. Kemarin yang kecil keluar manjanya nih minta disuapin," katanya.
Ditinggalkan Fiona berhaji membuat Eko teringat pengalamannya kala pergi haji sendiri di tahun 2005. Kala itu Fiona harus sendirian mengurus buah hatinya.
" Sekarang saya ngemong anak lah gantian.
Beruntung anak-anak Eko sudah cukup besar. Pekerjaan mengurus tiga anaknya tak membuatnya kewalahan.
" Mereka mandiri banget sih. Mereka paham ibunya sedang melaksanakan ibadah haji," paparnya.(Sah)
Advertisement

Kemnaker Sesuaikan Regulasi Ketenagakerjaan Imbangi Dinamika Dunia Kerja


Model AI Meta Retas Perusahaan Lain Saat Uji Coba Keamanan Siber, Apa Dampaknya untuk Kita?

Bukan 17 Agustus, Ini Kota yang Sudah Proklamasikan Kemerdekaan 2 Hari Sebelumnya


Saat Orang Tua Stres, Anak Justru Semakin Lama Berada di Depan Layar

Mengapa Setiap Daerah di Indonesia Punya Soto Versinya Sendiri