Ilustrasi
Dream - Pevita Pearce mengaku tak berniat melecehkan siapapun terkait unggahan foto lukisan Presiden Soekarno dan istrinya, Dewi Soekarno. Dia mengunggah foto lukisan itu semata-mata karena suka dengan karya seni.
" Aku suka seni. Seni sangat luas, ada lukisan, ada peran. Enggak maksud melecehkan siapapun," kata Pevita saat di Menteng, Jakarta Pusat, Senin 13 Maret 2017.
Sebelumnya, Pevita mendapat sindiran pedas dari netizen, setelah mengunggah foto lukisan itu. Netizen mempermasalahkan penampilan Dewi Soekarno yang dianggap terlalu vulgar, lantaran tampil polos.
Setelah mendapat kritikan, adik Keenan Pearce ini meminta maaf. Bagi dia, foto itu hanya ungkapan kecintaannya terhadap seni lukis.
" Saya cinta seni. Untuk orang yang tersinggung bisa memaafkan karena enggak ada maksud apapun. Ketika saya mem-post enggak ada dasar untuk melecehkan. Tapi sangat mengagumi lukisan itu," tambah dia.
Dia mengunggah foto lukisan itu karena memiliki nilai seni yang sangat tinggi. " Ketika mengagumi hal yang sangat dikagumi, wajar enggak kalau buat di-posting? Itu saya lakukan karena saya cinta seni," tutup Pevita.
© Dream
Pevita mengaku tak menyangka unggahannya memembuat menjadi ramai dibicarakan. Apalagi mendapat tanggapan negatif dari netizen.
" Ada komen seperti ini, ya sudah hapus saja. Maksud mengagumi malah jadi begini, enggak tahu kenapa orang Indonesia seperti itu," tutur Pevita.
Pemain film " 5 Cm" ini pun mengaku bingung dengan netizen yang menyidir pedas dirinya. Dari sekian banyak orang yang berkomentar, Pevita mengaku tak pernah mengenal mereka sama sekali.
" Inilah suara netizen, siapa mereka saya tidak kenal dengan mereka yang menilai hidup saya," tambahnya.
Setelah kejadian foto itu, mengaku jadi lebih hati-hati. Pasalnya, bukan ucapan saja yang dinilai tapi unggahan foto di media sosial pun bisa membuat orang salah kaprah menilai dirinya.
" Sekarang bukan lagi bagian kehidupan mulutmu adalah harimaumu, tapi ini adalah jarimu harimaumu. Tetapi balik lagi itu pure kecintaan saya terhadap seni, terhadap art," tutup Pevita.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global