Nana Mirdad Dan Kedua Anaknya (foto : @nanamirdad_)
Dream - Sederet selebriti yang berlibur di Bali merasakan pengalaman mencekam saat gempa berkekuatan 7 skala richter mengguncang di Lombok pada Minggu malam, 5 Agustus 2018. Kekuataan gempa yang menjalar sampai Pulau Dewata itu juga dirasakan Nana Mirdad yang memang tinggal di Bali.
Menurut Nana, guncangan akibat gempa Lombok begitu terasa. Sepanjang tinggal di Bali, gempa pada akhir pekan kemarin merupakan yang terbesar yang pernah dirasakan putri artis seniro Jamal Mirdad dan Lydia Kandouw itu.
" Oh my god, ini gempa terbesar yang kita rasakan selama kita di Bali ya sayang. Lari kita semua keluar," kata Nana dalam storiesnya sambil merangkul anaknya, diakses Dream, Senin 6 Agustus 2018.

Saking besarnya kekuatan gempa, kedua anak Nana Mirdad dan Andrew White dicekam ketakutan.
" Pada nangis dibelakang anak-anak juga. Gila segitu gedenya," lanjutnya.
Untuk membuktikan besarnya kekuatan gempa, Nana sempat mengecek kondisi air kolam renang di kediamannya yang masih terus bergerak meski gempa besar sudah berakhir.
" Gila ini segitu gedenya, udah berhenti dari tadi terus air masih gerak," katanya.
Bahkan, guncangan hebat saat gempat pertama terjadi membuat air kolam renangnya tumpah ke teras rumah.
" And then sampe basah sampe kesini-sini," katanya lagi.
(Sah)
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah