Betrand Peto (Instagram)
Dream - Ruben Onsu tampaknya tak main-main untuk menjaga keselamatan Betrand Peto. Semenjak anak angkatnya itu menjadi artis, Ruben memberikan pengawal khusus.
" Pengawal sudah dilakukan. Mereka enggak pakai seragam, jadi teman biasa aja. Kami cari yang cair dengan anak-anak," ujar Ruben Onsu di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasaz 28 Januari 2020.
Ruben memberikan pengawalan karena khawatir dengan keselamatan Betrand. Apalagi saban Betrand tampil menyanyi di berbagai tempat, selalu banyak penggemar.
Ruben sadar, tak semua orang menyukai Betrand. Apalagi kini muncul foto-foto wajah Betrand yang kepalanya diubah menjadi binatang.
Tak hanya itu, Ruben juga khawatir Betrand mendapat ancaman. " Tapi bukan masalah ancaman saja, tapi apa yang saya fasilitasi untuk Thalia dan Thania itu harus ada juga untuk Betrand," tambah dia.
Dream - Ruben Onsu membuat pernyataan mengejutkan perihal permintaan anak angkatnya, Betrand Peto. Ayah satu anak itu mengungkapkan jika Betrand ikut meminum ASI milik Asi Sarwendah.
Menurut Ruben permintaan putra angkatnya itu muncul kala Betrand merasa sedih saat melihat putri kedua Sarwendah tengah menyusui.
" Betrand hanya bilang 'bahagia ya bun jadi Tania (anak kedua Ruben), dia minum air susu ibu," kata Ruben Onsu di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin, 18 November 2019.
Menurut Ruben, Betrand menceritakan belum pernah mencicipi ASI semenjak dilahirkan. Iba mendengar pengakuan anak angkatnya itu, Ruben menawarkan Betrand untuk meminum ASI yang telah disimpan istrinya.
" Jadi saya tawarin 'kakak mau minum susu bunda?' Kan ada susunya Wenda yang dipompa," ujar Ruben.
Ruben beralasan, Betrand telah dianggapnya sebagai anak sendiri. Dan sang istri selama ini memang telah banyak menyimpan ASI di lemari es khusus. " ya itu buat Betrand," ungkapnya.
Sejak diperbolehkan meminum ASI tersebut, Ruben mengatakan jika Betrand kini bisa meminum sepuasnya.
" Pagi dia minum kalau malem dia mau minum ya minum, paling banyak 2 sampai 3 kali sehari," imbuhnya.
Dream - Sarwendah mengaku memberikan ASI kepada Betrand Peto karena punya stok yang banyak. Tapi dia tidak menyangka anak angkatnya tersebut menjadi ketagihan minum ASI.
" Setiap hari nyiapi, kebetulan emang ASI masih ada banyak jadi ada dua kulkas," kata Sarwendah di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa 19 November 2019.
" Itu di luar dari punya Thania yang biasa diminum, akhirnya dikasih ke kaka (Betrand)," tambah istri Ruben Onsu tersebut.
Sarwendah mengaku tidak pernah menyuruh Betrand untuk minum ASI. Tapi Betrandlah yang meminta untuk mencicipi ASI.
Awalnya Sarwendah mengira Betrand hanya bercanda dengan permintaan itu. Tapi tak disangka Betrand justru menyukai rasa ASI. " Dan setiap hari dia minta, jadi kita siapin," ungkap dia.
Karena Betrand sangat suka ASI, Sarwendah pun menyiapkan kulkas khusus untuknya. Kebetulan, Sarwendah punya dua freezer untuk menyimpan ASI.
" Satu yang punya kaka, satu yang punya Thania," kata Sarwendah.
Dream - Sejak menjadi ibu dari Betrand Peto Putra Onsu, Sarwendah mengungkap kalau banyak hal yang harus ia ajarkan pada putra angkatnya itu. Salah satu yang penting adalah norma kesopanan.
Sarwendah bercerita kalau sang putra pernah bersikap kurang sopan. Saat itu ia sedang bersama Tya Ariestya. Menurut Sarwendah Betrand kurang sopan memanggil Tya Ariestya saat syuting bareng.
" Aku lagi syuting sama Tya Ariestya, jadi ada tiga meja, satu dua tiga ya dan aku di meja sini, Kak Tya di meja sini, tengah ada meja asisten. Terus aku jalan melipir lagi ngobrol, maksudnya mau take VT lagi, trus dia (Betrand) manggil ‘Hoy hoy’," kata Sarwendah dikutip Dream dari Youtube Ussy Andhika Official, Rabu 13 November 2019.
Sarwendah tidak menyangka Betrand memanggil Tya Ariestya dengan sebutan 'hoy' saat menawarinya makan.

" Aku mikir manggil siapa, terus aku nengok dong karena dia suaranya keras gitu, ‘hoy mau makan ga’ terus ternyata dia manggil Kak Tya dong," kata Sarwendah.
Mantan grup band Cherrybelle ini langsung menegur Betrand untuk meminta maaf kepada Tya Ariestya.
" Dari jalan aku langsung balik lagi, minta maaf dulu sama Tya, Tya maaf ya, maafin anak aku ya dia ga ngerti. Terus langsung aku samperin, ‘Kak, kakak tidak boleh kaya gitu, itu kan Aunty nya lebih dewasa daripada kakak, kakak harus nyamperin kalau mau nawarin makan,' kata dia.
" Dia niatnya baik mau nawarin makan, tapi hoy sambil teriak gitu," imbuhnya. (mut)
Sumber : youtube.com/Youtube Ussy Andhika Official
Dream - Ruben Onsu mengatakan, tudingan penggunaan pesugihan di rumah makannya tak hanya mencemarkan nama baiknya. Tuduhan itu bahkan membuat sejumlah pegawainya berhenti kerja.
" Jadi, ada beberapa yang kuping tipis juga karyawan. Ada tujuh sampai delapan karyawan beranggapan bahwa mereka dijadikan tumbal sama Ruben. Jadi ya, gimana ya? Ya enggak apa-apalah," ujar Ruben Onsu di Jakarta, Rabu 13 November 2019.
Meski demikian, Ruben hanya bisa pasrah dan ikhlas dengan kondisi itu. Dia menganggap tudingan tersebut sebagai ujian hidup. " Memang sudah jalannya saya harus melewati ini dulu. Kalau dibilang capek saya capek, ngelewatinnya gini-gini saja," katanya.
Suami Sarwendah itu menambahkan, gara-gara isu pesugihan, saat ini kondisinya belum stabil untuk datang ke kantor. Kabar tentang pesugihan sangat menggangunya.
" Sampai saat ini saya enggak ke kantor, jadi bukan karena enggak bergairah ya tapi masih down saya. Saya butuh waktu untuk saya bisa kembali pulih, datang ke kantor seperti normal kayak biasa," imbuh Ruben.
Dream - Ruben Onsu marah besar. Dia tidak terima dengan tudingan bahwa rumah makannya laris karena menggunakan pesugihan, sebagaimana diungkapkan sebuah akun Youtube.
" Jadi yang saya marah di situ, saya anggap dia berbicara yang kurang pantas tentang hal yang kurang logis," ujar Ruben Onsu di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin 11 November 2019.
Ruben bertambah marah karena dalam tudingan itu juga menyebut pesugihan yang dipakai oleh restorannya sampai memakan korban. Dia mengaku sangat bingung dengan tudingan tersebut.
" Ini kan ada beberapa ribu orang yang bekerja dengan saya, ini kok ada kata-katanya yang 'memakan korban'. Korban yang mana?" tambah suami Sarwendah itu.
Ruben merasa namanya sudah dicemarkan, sehingga berhak melapor ke polisi. Kesabarannya sudah habis.
" Mau tanya itu, korban yang mana yang dimaksud? Jadi saya menggunakan hak suara saya ya, saya meminta laporan kepolisian kepada orang-orang yang punya konten digital itu," imbuh Ruben.