Rumah Charly 'Setia Band' Diserbu

Reporter : Gladys Velonia
Selasa, 29 Agustus 2017 14:55
Rumah Charly 'Setia Band' Diserbu
Seperti apa kronologisnya?

Dream - Kejadian kurang menyenangkan harus dialami oleh keluarga vokalis Setia Band, Charly Van Houten. Pada Sabtu 26 Agustus 2017, sekitar pukul 20.00- 21.00 WIB, rumahnya diserbu sekelompok orang. Charly menduga penyerangan itu terkait dengan pencalonan orangtuanya dalam pemilihan kepala desa.

" Aku tidak ada di tempat. Lagi konser di Jogja. Ada telepon dari adik, katanya ada penyerangan. Penyerangan itu diduga karena ada momentun pilkades," ujar Charly ketika dihubungi oleh Dream, melalui sambungan telepon, Selasa 29 Agustus 2017.

Charly membeberkan, saat kejadian tersebut, keluarganya tengah asyik menonton pertandingan sepak bola Indonesia melawan Malaysia. Tapi tiba-tiba rumahnya diserang oleh orang dan bakal calon kepala desa Tersana, Blagedog, Cirebon, berinisial S.

" Dengan alasan yang tidak jelas tiba-tiba ada penyerangan yang dipimpin oleh S. Dia ini calon kepala desa dari kubu lain. Kebetulan hanya ada dua calon dan berdekatan rumahnya. Massa sudah sampai masuk ke pekarangan rumah," imbuh Charly.

Pria 34 tahun ini khawatir penyerangan ini akan berimbas ke massa pendukung orangtuanya. Apalagi penyerangan yang dipimpin oleh S ini sampai membawa massa dari desa lain.

" Yang dikhawatirkan gimana meredam massa pendukung bapak, supaya tidak melakukan penyerangan balik. Itu yang kukhawatirkan, makanya aku langsung turun habis selesai konser di Jogja dan ngasih pemahaman ke warga desa jangan sampai bertindak semaunya," lanjut Charly.

1 dari 2 halaman

Lapor Polisi

Akibat tindak kriminalitas yang dilakukan oleh kubu Solihin, suami dari Regina Irawan inilangsung melaporkannya ke polres pada Senin, 28 Agustus kemarin.

" Sebagai warga negara yang baik, akhirnya aku membuat laporan resmi didampingi kuasa hukum," ucapnya.

Tuduhan yang dilayangkannya bersama kuasa hukum antara lain penganiayaan lantaran menelan korban sekitar lima orang termasuk neneknya.

" Ada sekitar lima orang yang kena lempar batu dan harus dilarikan ke rumah sakit. Termasuk nenekku punggunya kena lemparan batu," tuturnya.

2 dari 2 halaman

Orangtua Charly Setia Band Mundur Dari Pilkades

Dream - Diusung oleh warga desa Tersana Blagedog, Cirebon, untuk jadi kepala desa membuat keluarga Charly Van Houten diserang oleh kubu lawan. Meski tak mengalami kerugian material yang berarti, vokalis Setia Band itu mengaku orang tuanya tak lagi memikirkan masalah pencalonan.

" Aku dan orang tua udah tidak mikir ke sana. Tidak mikirin masalah pencalonan. Ini adalah tindak kriminal yang harus diusut tuntas, bapak sendiri bilang, 'Udah tidak usah mikirin itu, itu hal kesekian'," ujar Charly saat dihubungi via telepon oleh Dream, Selasa, 29 Agustus 2017.

Pelantun lagu Satu Jam Saja itu mengaku begitu khawatir dengan penyerangan keluarganya yang tanpa alasan itu. Pasalnya massa pendukung ayahnya hendak melakukan aksi balasan.

" Langsung turun abis konser di Jogja, baru nyampe besokannya. Tapi massa pendukung bapak udah nafsu untuk bertindak sendiri. Makanya ku relai, langsung buat laporan resmi saja ke polres didampingi kuasa hukum," kata dia.

Tindakannya yang langsung membuat laporan ke polres itu lantaran polisi setempat tak kunjung melakukan penanganan lebih lanjut pada kasus penyerangan rumahnya itu.

" Kepolisian setempat harusnya pas ada kejadian kriminal kayak gitu, harusnya langsung nangkap, mengamankan pelaku. Tapi tidak tahu kenapa, ini tidak. Jadi sekaranh aku larikan ke polres, lagi digali, disidik," lanjutnya.

Atas laporannya itu kini rumahnyajaga ketat oleh kepolisian. Pria berusia 34 tahun menilai jika kejadian ini menjadi pembelajaran baginya ataupun bagi masyarakat untuk bertindak jujur dalam pemilihan. Tidak menggunakan kekuatan premanisme demi kepentingan tertentu.

" Ini jadi pelajaran buat semua bahwa unsur politik, atau apapun kepentingannya, yang dilakukan seperti ini itu tidak baik. Aku tidak bicara benar atau salah tapi tidak seharusnya begitu apapun kepentingannya," ucapnya.

 

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone