Andien (Foto : Sari Affifah/Dream)
Dream - Penyanyi Andien Aisyah menganggap Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap tanggal 28 Oktober menjadi pengingat generasi muda tentang nasonalisme. Dengan perpecahan yang muncul saat ini, harusnya anak muda kembali mengingat momen bersejarah tersebut.
" Makna sumpah pemuda dari dulu udah ada. Setiap 28 Oktober, kemudian dimana-mana berkumandang tentang bertanah air, berbangsa, dan berbahasa harus diingatkan lagi, " kata Andien ditemui di mal Senayan City, Jakarta Pusat, Senin 30 Oktober 2017.

Ibu satu anak itu menyadari persatuan di Tanah Air belakangan ini semakin terpecah belah karena perbedaan pandangan. Lewat peringatan kembali Sumpah Pemuda, perbedaan tersebut seharusnya bisa kembali dipersatukan.
" Kenapa kayak 'gue kemarin beda sama dia', padahal kita di negara yang sama, punya bahasa yang sama," kata Andien. " (Kalau) enggak ada hari Sumpah Pemuda, dalam satu tahun akan lose gitu rasa nasionalisme kita."
Ibu satu anak ini berharap generasi muda Indonesia bisa kembali menerapkan poin-poin yang tertanam dalam sumpah pemuda. Makna itu adalah bergandengan dan berkontribusi untuk Indonesia.
" Jangan mikir 'untuk diri sendiri', 'untung engga sih buat gue'. Lakukan ini dan itu. Tapi pikirkan hal yang lebih besar, dari kaca mata yang lebih besar, untuk satu hal yang lebih besar," ucap wanita 32 tahun itu.
(Sah/Laporan : Sari Affifah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya