Dream - Kepergian pemain sinetron Tukang Ojek Pangkalan, Renita Sukardi untuk selama-lamanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya. Sang suami, Andi Hilmi Salahuddin kini harus membesarkan buah hatinya bersama mendiang sendirian.
Empat hari sejak meninggalnya, sang suami Andi Hilmi Salahuddin bahkan masih belum sepenuhnya menyadari telah kehilangan sang istri.
" Sekarang gamang, belum sepenuhnya sadar dia sudah pergi," ujarnya ketika diundang menjadi tamu dalam salah satu acara di TV Swasta, Kamis, 13 April 2017.
Andi menceritakan, pernah dalam satu kesempatan dirinya meminta asisten rumah tangganya untuk memasak air. Kebiasaan pagi itu rutin dilakukan karena selama ini Andi selalu memandikan sang istri.
Permintaan tersebut tentu saja membuat kaget si pembantu. " Dia bilang 'Pak, ibu sudah nggak ada'," ujar Andi menirukan jawaban pembantunya.
© Dream
Dalam kesempatan itu, Andi juga menceritakan kondisi Renita beberapa bulan sebelum meninggal.
Renita ternyata telah mengalami kelumpuhan sejak tiga bulan sebelum meninggal. Kondisi itu membuat Andi harus memandikan sang istri yang terbaring di atas tempat tidur setiap hari.
" Setahun sebelumnya dia masih bisa saya antar ke kamar mandi, terus mandi sendiri. Habis itu saya antar lagi ke tempat tidur. Tapi 3 bulan terakhir benar-benar ngga bisa bangun dari tempat tidur," kenangnya.
© Dream
Dream - Kenangan Renita Sukardi masih meninggalkan duka mendalam. Tidak hanya bagi keluarganya tapi para pemain sinetron Tukang Ojek Pengkolan (TOP). Clara Marvella Kaizer, artis muda yang berperan sebagai Bunga, anak dari mendiang Renita dalam sinetron tersebut, salah satunya.
Melalui akun instagramnya @clarakaizer, Clara mengunggah sejumlah foto kebersamaan bareng Renita Sukardi kala masih syuting sinetron TOP. Tak lupa, Clara juga mengunggah foto saat berziarah ke pusara Renita.

Unggahan itu semakin mengharukan saat Clara menuliskan kenangannya selama bersama Renita.
" Still cant get you out of my head,bu.. Masih kangen ibuuu..Perasaan baru kemarin kita shooting, ngobrol, bercanda, trus curhat curhatan ya bu. Dan baru kemarin juga,ibu udah sembuh,tidur untuk selamanya di tempat peristirahatan terakhir," tulis Clara melengkapi unggahan foto.
Salah satu kenangan yang tak bisa dilupakan Clara adalah ucapan mendiang yang membekas sampai saar ini.
" Bahkan sampe saat ini,masih terngiang pesan pesan ibu. Masih inget semua kenangan sama Ibu yang selalu dengerin curhatan bunga, yang selalu ngelarang bunga untuk banyak pikiran,bengong,galau,emosi,nangis.Ibu yang suka bilang " jaga diri nak,diri kamu sendiri lebih berharga dari apapun." imbuhnya.
© Dream
Dream - Momen mengharukan berlangsung saat keluarga besar Renita Sukardi menghantarkan jenazah ke peristirahan terakhirnya. Berkalang tanah merah, pusara pesinteron Tukang Ojek Pengkolan ini berselimut bunga mawar.
Kesedihan semakin terasa saat Andi Jabbar Al Mufti, anak semata wayang Renita dan suaminya Andi Hilmi Salahuddin, menaburkan bunga di pusara sang bunda.

Sesekali kerabat wanita yang akrab disapa Iren menawarkan Al untuk menaburkan kembali bunga ke peristirahatan terakhir sang bunda.
" Al mau lagi ga bunganya?" tanya Iren, saat di pemakaman umum, Menteng Pulo, Jakarta, Senin, 10 April 2017.
Bocah 6 tahun itu langsung menjawab untuk menambahkan bunga yang akan ditaburkan. " lagi-lagi bunganya," ujar Al.
Tingah laku Al yang masih sangat polos memicu pelayat yang terenyuh dan menangis. " Al doain bundanya ya," ucap salah satu pelayat.
Sementara itu Andi Hilmi sepertinya sudah mengikhlaskan sang istri berpulang memenuhi panggilan Sang Pencipta. Sejak tiba di kedaiaman hingga pemakaman, Andi begitu tegar mengantar kepergian Renita.
" Kalau saya sudah siap dari beberapa bulan lalu, kami berdua sudah tahu bahwa ini akan menjadi terminal, sewaktu-waktu bisa diambil," ucap Hilmi.